Bekasi Online

Persib Posisi 5, Robert: Kami pun Merasa Kecewa, Mencetak Gol Tugas Semua Pemain

Pelatih Persib Bandung Robert Alberts.[Pesib]

POSBEKASI.COM | BANDUNG –  Berada di posisi ke-5 klasemen sementara Liga 1 2021/2022 memang bukan hal buruk. Namun itu bukan hasil yang diharapkan Persib. Sebab, tim besutan Robert Alberts tersebut memasang target bertengger di posisi satu.

Robert mengatakan, secara tim, ia juga merasa kecewa dengan hasil tersebut. Terlebih, empat hasil imbang beruntun terakhir yang diraih Supardi Nasir dan kawan-kawan.

“Kami pun merasa kecewa dengan hasil draw dan tak menang, khususnya di laga yang awalnya kita sempat unggul. Tapi, setelah tidak bermain 1,5 tahun, tiba-tiba kami harus bermain,” kata pelatih asal Belanda tersebut.

Meskipun demikian, melihat persiapan yang dilakukan dan situasi kompetisi musim ini, Robert masih menganggap apa yang diraih anak asuhnya sebagai sebuah kewajaran. Namun, ia memastikan sudah mengantongi poin-poin yang menjadi catatan perbaikan untuk menatap laga selanjutnya.

“Kalau melihat latar belakang (persiapan), posisi di mana kami saat ini, dan catatan pertahanan yang kami miliki (paling sedikit kebobolan), kami, tahu apa yang kurang, yaitu tak mencetak gol. Itu menjadi hal vital. Kami harus bisa mengubah hal itu dan semuanya akan ikut berubah,” ungkapnya.

Tugas Pemain

Robert Alberts mengharapkan, semua pemainnya bisa mencetak gol. Sebab, menurutnya, tugas mencetak gol bukan hanya untuk pemain depan atau legiun asing.

“Tentu saja, saya tidak bisa menutupi fakta bahwa isu utama di dalam tim adalah para pemain depan kami belum mncetak gol. Saya pikir, mencetak gol bukan hanya menjadi tugas pemain asing, tetapi semua pemain. Karena gol tercipta dari hasil kombinasi di dalam tim,” kata pelatih asal Belanda itu.

Robert menjelaskan, ketajaman Persib, khususnya para pemain depan berbeda dengan musim lalu. Saat itu, duet Wander Luiz dan Geoffrey Castillion menghasilkan enam gol dalam tiga pertandingan.

Pencapaian itu dinilai Robert tak lepas dari masa persiapan yang maksimal di pramusim. Sedangkan pramusim Persib menjelang bergulirnya Liga 1 2021/2022 tak berjalan dengan optimal. Persiapan menemui kendala dengan diterapkannya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk menekan penyebaran Covid-19.

“Saat itu, kami menjalani pramusim dengan normal dan dua striker utama kami bisa buat banyak gol. Itu yang hilang saat ini dan tak hanya terjadi pada dua striker kami tapi juga pemain lain di lini depan,” bebernya.[*]

BEKASI TOP