Posbekasi.com

H. Syahrir: Sejarah Baru Siswa FOJB Jabar Literasi Nyata Bersama Presiden di Istana Negara

Ratusan siswa pengurus Forum OSIS Jawa Barat (FOJB) rombongan perdana program “Istana untuk Anak Sekolah” berfoto bersama Presiden Prabowo Subianto, di Istana Negara, Selasa (5/5/2026). Posbekasi.com / Setpres.

JAKARTA, POSBEKASI.com – Ratusan siswa yang tergabung dalam Forum OSIS Jawa Barat (FOJB) mengukir sejarah sebagai rombongan perdana yang membuka program “Istana untuk Anak Sekolah”. Tak sekadar berkunjung, para pemimpin muda ini mendapatkan pengalaman literasi kewarganegaraan yang tak ternilai saat bertemu langsung dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Selasa (5/5/2026).

“Ini adalah momen yang tidak terlupakan bagi siswa-siswa Jabar yang mendapat langsung literasi dari Presiden dan menginjakkan kaki langsung di Istana Negara dan Istana Merdeka,” ungkap Anggota DPRD Jabar sekaligus Ketua Dewan Pembina Gerakan Literasi Gareulis Nasional, H. Syahrir, SE, M.I.Pol, memberi reaksi positif kunjungan ratusan siswa Jabar, Rabu (6/5/2026).

Program ini dirancang sebagai bentuk literasi kontekstual, di mana siswa tidak hanya membaca teori kepemimpinan dari buku teks, tetapi melihat langsung episentrum pengambilan kebijakan nasional. Dengan menyusuri Istana Merdeka hingga Kantor Presiden, para pengurus OSIS ini diajak membedah sejarah bangsa melalui arsitektur dan fungsi setiap ruang yang menjadi saksi bisu perjalanan Indonesia.

“Momen tersebut menjadikan kunjungan tidak hanya edukatif, tetapi juga penuh kebanggaan dan haru. Ini bukan sekadar melihat bangunan bersejarah, melainkan momen langka yang menginspirasi dan sulit dilupakan sepanjang hidup,” tambah Syahrir menekankan pentingnya pengalaman visual bagi siswa.

Kegiatan diawali dengan pembekalan di Aula Hoegeng, tempat para siswa mendapatkan materi mengenai sistem pemerintahan serta motivasi langsung dari Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya. Dalam suasana yang hangat dan interaktif, para pelajar tidak hanya diajak memahami struktur pemerintahan, tetapi juga didorong untuk berani bermimpi besar dan berkontribusi nyata bagi bangsa.

“Tadi benar-benar seru banget, kayak nggak bisa dideskripsiin gitu. Bapak Teddy memberikan motivasi agar kita jangan takut menuju garis finish. Hidup itu cuma sekali, buat itu lebih berarti, jadi jangan sia-siakan kesempatan,” ujar Ketua Umum FOJB, Salsabila Nuria Muharam.

Pengalaman tak terlupakan juga dirasakan oleh Oryza, siswa SMA Negeri 2 Sukatani, Cikarang Utara. Ia mendapatkan kesempatan langka untuk berbincang akrab bahkan bercanda langsung dengan Kepala Negara, menciptakan memori yang membekas kuat bagi dirinya dan rekan-rekan sejawatnya dari Jawa Barat.

“Tidak menyangka bisa terjadi di hidup aku. Bapak Prabowo benar-benar baik, Letkol Teddy juga baik banget. Biasanya hanya melihat dari TikTok atau media sosial, sekarang bisa tatap muka langsung. Benar-benar amazing,” tutur Zaki, siswa SMA Yadika Soreang dengan antusias.

Kunjungan ini ditutup dengan sesi diskusi ringan yang menggugah nalar kritis, menjadikan Istana bukan lagi tempat yang “terasing”, melainkan ruang belajar terbuka. Inisiatif ini diharapkan mampu memantik semangat Generasi Emas Indonesia 2045 melalui metode experiential learning atau pembelajaran berbasis pengalaman.

“Kunjungan ini merupakan implementasi literasi tingkat tinggi, di mana pengalaman langsung akan membentuk karakter kepemimpinan yang jauh lebih kuat dibandingkan sekadar pembelajaran di dalam kelas,” pungkas H. Syahrir, politisi senior Partai Gerindra besutan Presiden Prabowo Subianto. [amh]

BEKASI TOP