Posbekasi.com

Ratusan Pelaku Terjaring Operasi Pekat Polres Indramayu

Kapolres Indramayu AKBP M. Fahri memperlihatkan sejumlah barang bukti yang disita dari 580 orang yang terjaring Oeprasi Pekat saat menggelar konfrensi pers di Mako Polres Indramayu, Jawa Barat, Sabtu 25 Maret 2023. [Posbekasi.com /Istimewa]

POSBEKASI.com | INDRAMAYU – Operasi penyakit masyarakat (Pekat) I digelar sejak 13 – 22 Maret 2023, sasaran pemberantasan perjudian, miras, senjata tajam, senjata api, bahan peledak, premanisme, prostitusi, narkotika dan bahan berbahaya lainnnya berhasil membekuk ratusan pelaku.

“Operasi Pekat ini dilaksanakan guna menciptakan kondisi yang aman dan nyaman bagi warga masyarakat Kabupaten Indramayu dalam menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan tahun 2023 (1444 H),” kata Kapolres Indramayu AKBP M. Fahri di Mako Polres Indramayu, Jawa Barat, Sabtu 25 Maret 2023.

Dalam pelaksanaan Operasi Pekat dari 478 kegiatan berhasil mengamankan 580 orang. Di antaranya 46 orang ditetapkan sebagai tersangka perjudian, premanisme, kejahatan jalanan dan prostitusi, dengan jumlah 33 laporan.

“534 orang dilakukan pembinaan seperti premanisme, korban prostitusi, pengamen /gelandangan serta juru parkir,” jelasnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari kegiatan operasi pekat, dial antaranya 17.120 botol miras, 2.350 liter ciu serta 1.140 liter tuak.

Selain itu, diamankan juga barang bukti 8 unit sepeda motor, 17 Handphone, 3 senjata tajam, uang tunai Rp 5.019.500, 19 buku rekap, 5 kartu remi, 35 knalpot tidak standar/ bising serta 105 barang bukti lainnya.

Kegiatan ops pekat I Lodaya 2023 merupakan bagian dari program kegiatan Polres Indramayu Polda Jabar dengan membasmi segala bentuk penyakit masyarakat, seperti perjudian, prostitusi, premanisme, kejahatan jalanan dan minum-minuman beralkohol atau minuman keras untuk meminimalisir terjadinya tindak pidana seperti perkelahian, pengeroyokan, pencurian, tindakan asusila dan tindak kriminal lainnya.

Upaya pemberantasan penyakit masyarakat dibutuhkan kerjasama dari semua pihak, bahwa tantangan tugas kita dalam menciptakan situasi kamtibmas di Indramayu cukup berat dan memerlukan perencanaan yang matang dan bekerja yang serius.

“Untuk itu kami berharap pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama memberantas penyakit masyarakat di Indramayu,” kata Kapolres.

“Mudah-mudahan dengan apa yang kita lakukan ini bisa menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Indramayu. Terutama dalam menghadapi bulan suci Ramadhan tahun 2023 (1444 H),” ujar AKBP Fahri Siregar.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Indramayu Polda Jabar  memusnahkan ribuan miras dan sejumlah knalpot brong atau bising hasil dari Ops Pekat I Lodaya 2023. Proses pemusnahan dilakukan dengan menggunakan alat berat.[AMH]

BEKASI TOP