Bekasi Online

Sering Kecelakaan, Daddy Rohanady: Tanjakan Emen jadi Tanjakan Aman

Ketua Komisi IV DPRD Jabar Ali Hasan, Wakil Ketua Daddy Rohanady dan Sekretaris Nia Purnakania meninjau lokasi kecelakan Tanjakan Emen, Rabu15 Februari 2018.[IST]
POSBEKASI.COM, SUBANG  – Komisi IV DPRD Provinsi Jabar melakukan penijauan langsung ke lokasi kecelakaan bus pariwisata yang menyebabkan 27 orang meningeal dunia di Tanjakan Emen, Kampung Cicenang, Desa Ciater, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Sabtu 10 Februari 2018.

Kunjungan ke tanjakan Emen tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi IV Ali Hasan bersama Wakil Ketua Komisi IV Daddy Rohanady dan Sekretaris Komisi IV Nia Purnakania, pada Rabu15 Februari 2018.

Tanjakan Emen berada di ruas jalan provinsi dan termasuk wilayah Kabupaten Subang. Setiap tahun tanjakan tersebut menelan korban. Korban tanjakan yang cukup panjang tersebut jumlahnya tahun ini paling banyak, yaitu 27 orang meninggal dunia.

Kunjungan Komisi IV ternyata bersamaan waktunya dengan inspeksi yang dilakukan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiadi. Pada acara tersebut kemudian dilakukan doa bersama dengan pembacaan tahlil dan surah Yasin bersama.

Hadir pula masyarakat Kampung Aster, kepala desa, camat, dan korlantas polsek setempat. Dari pemerintahan Provinsi Jawa Barat, selain pimpinan dan anggota Komisi IV DPRD, hadir pula Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Wilayah III Agus Budiono dan Kepala Balai Perhubungan Cirebon Diding.

Ketua Komisi IV DPRD Jabar Ali Hasan, Wakil Ketua Daddy Rohanady dan Sekretaris Nia Purnakania bersama Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Wilayah III Agus Budiono dan Kepala Balai Perhubungan Cirebon Diding menggelar “Doa untuk Korban Kecelakan Tanjakan Emen”, Rabu15 Februari 2018.[IST]
Soal Nama Emen

Emen adalah nama panggilan seorang purnawirawan TNI yang kemudian menjadi sopir truk. Nama aslinya Taslim. Pada tahun 1965 ia mengalami kecelakaan di tanjakan tersebut hingga meninggal dunia.

Keluarga Taslim keberatan nama Emen (Taslim) selalu dikaitkan dengan kecelakaan yang terjadi. Mereka menilai seolah-olah Emen memberi andil pada kecelakaan tersebut.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV Daddy Rohanady menyatakan bahwa tanjakan tersebut  memang sangat rawan kecelakaan.

“Selain tikungan yang cukup tajam, ruas jalan tersebut juga kemiringannya cukup curam. Tanjakan itu harus dilengkapi dengan beberapa sarana pengamanan, misalnya rambu-rambu peringatan atau pun rambu save-front. Selain itu, di ruas jalan ini akan dibangun pula areal escape (tempat penyelamatan darurat). Bahkan, sedang disusun perencanaan untuk jalur alternatif,” ujar Daddy Rohanady.

Semua itu tentu saja dikasudkan agar tidak terjadi lagi kecelakaan, khususnya di lokasi, dan umumnya di sepanjang ruas jalan yang cukup panjang tersebut.

“Selain itu, mulai saat ini kami sepakat dengan Pak Dirjen Hubdar, nama Tanjakan Emen kita ganti menjadi Tanjakan Aman,” tambah Daddy Rohanady yang merupakan wakil rakyat dari Fraksi Gerindra daerah pemilihan Cirebon-Indramayu.[REL/PB]

BEKASI TOP