
Dalam kesempatan itu Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan pimpin pelaksanaan pengamanan dengan melibatkan Unit Dalmas Sat Sabhara dan Personil Polsek Teluk Jambe Timur dibawah pimpinan Kompol Ahmad Mulyana. Puluhan massa berkumpul tepat di depan gerbang PT.Indotech KIc Karawang.
Dari keterangan saksi dan anggota di lapangan, kejadian sempat memanas oknum Karang Taruna dan warga Desa Sukaluyu berorasi dan mendorong-dorong Pagar PT.Indotech memaksa masuk namun dapat di halau oleh Dalmas Polres Karawang dan anggota Polsek Telukjambe Timur.
Kapolres yang terkenal dengan jargon Tembak Kaki atau Tembak Mati ini terjun langsung memberikan arahan dan mengultimatum ke pihak massa karena tidak mendapatkan ijin terkait aksi tersebut.
KLIK : Kapolres Karawang Ultimaum Penjahat, Mau Tembak Kaki Atau Tembak Mati!
“Di Karawang saya tegaskan, tidak dibenarkan lakukan tindakan premanisme. Jika ingin dapat pengerjaan SPK Limbah silahkan ikuti mekanisme seleksi pengolahan limbah yang benar, karena setiap limbah memiliki standard mutu masing masing, tidak mungkin perusahaan asal memberikan SPK pengelolaan tersebut,” katanya.
“Jangan gunakan cara premanisme seperti ini, silahkan jika ingin coba gaya-gaya preman di Kabupaten Karawang, saya pertaruhkan jabatan saya untuk melindungi kepentingan umum!,” tambahnya.
“Massa diberikan waktu 15 menit untuk membubarkan diri, jika tidan kami gulung semuanya, jika ada yang tidak terima silahkan hadapi saya,” ucap AKBP Hendy.
Sampai dengan kegiatan tersebut selesai, berlangsung dengan amn dan kondusif. Massa membubarkan diri dan pulang ke rumahnya masing-masing.
“Kami dari Pihak Kepolisian tegaskan, Tidak boleh ada kekuatan Premanisme di Kabupaten Karawang dalam bentuk apapun!,” ucapnya.[REL/MET/POB]

