KPU Minta Paslon Utamakan Etika Dan Estetika Politik

Dua pasang kandidat yang berlaga pada Pilkada Kota Bekasi 2018, paslon nomor urut 1 Rahmat Effendi – Tri Adhyanto, dan paslon  nomor urut 2 Nur Supriyanto – Adhy Firdaus, pada Debat Publik putaran ke 2, Kamis 3 Mei 2018.[IST]

BEKASI, POSBEKASI.COM – Komisioner KPU Kota Bekasi Syafrudin mengatakan, pihaknya selaku penyelenggara Pilkada serentak 2018, berusaha menjalankan tugas secara baik sesuai UU yang berlaku.

Hal ini, kata Syafrudin, tentu untuk terciptanya pelaksanaan Pilkada serentak 2018 di Kota Bekasi ini lancar, aman, nyaman dan legitimate. “Jadi bukan kami saja, tapi masyarakat pun mendambakan demikian,” ujar Syafrudin, Senin 7 Mei 2018.

Menurutnya, harapan untuk pelaksanaan yang sukses itu pun tentu butuh dukungan dari seluruh kalangan dan stakeholder di Kota Bekasi ini khususnya, dari timses para paslon di pesta demokrasi lima tahunan.

KLIK : Dasar Ramah, Nur Supriyanto Jadi Rebutan Selfie Ratusan Warga di Pasar Bersih Kemang Cempaka

Syafrudin menjelaskan, dukungan dari timses  itu bisa dengan melakukan kampanye sesuai aturan UU, damai, dan sehat. Untuk itu diharapkan, timses pun bisa gunakan strategi pemenangan yang mengutamakan aspek etika dan estetika politik yang berujung pada persaingan sehat.

“Saya yakin jika bisa dilakukan nantinya, Pilkada serentak 2018 ini pun menghasilkan pemimpin yang sesuai harapan, dan kemajuan, serta kebaikan bagi warga Kota Bekasi kedepannya,” jelas Syafrudin.[REL/ISH/POB]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published.