Polsek dan Camat Medan Satria Razia Warnet, 17 Pelajar Bolos Terjaring Saat Asyik Bermain Games

Camat Medan Satria Lia Erliani didampingi Kapolsek Medan Satria Kompol Agus Rohmat saat merazia pelajar di empat lokasi warnet pada jam belajar di Kelurahan Pejuang, Medan Satria, Kota Bekasi, Senin (17/2/2020). [POSBEKASI.COM/SFN]

POSBEKASI.COM | BEKASI – 17 pelajar SMP/MTS dan SMA/SMK/MAN terjaring razia saat asyik bermain games di 4 lokasi rental game (Play Station) di wilayah Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Senin (17/2/2020) pukul 11:00 WIB.

Ke 17 pelajar mengenakan seragam dan atribut sekolah bermain games di warung internet (warnet) diangkut ke Mapolsek Medan Satria adalah, SF (Sekolah Al Ahyar Cakung), FS (SMK Cipta Karya), IH (SMK Cipta Karya), MA (Sekolah MA Attaqwa), RI (SMK Segara Winata), AN ( MA Attaqwa Pusat), MN ( MTS Attaqwa Pusat), FA (MAN 8 Jakarta), IF (SMPN 2 Babelan), HI (SMK Cipta Karya), MB (SMK Cipta Karya), TR (SMK Segara Winata), MM (SMK Mihtahul Huda), AR fianto (SMA 20 Bekasi), MRA (MA Attaqwa Pusat), GF (SMK Finama 2 Bekasi Utara), dan MNE (SMK Finama 2 Bekasi Utara).

“Ke 17 pelajar tersebut kedapatan asyik bermain games di empat lokasi warnet saat dilakukan razia pada jam sekolah,” kata Kapolsek Medan Satria Kompol Agus Rohmat, SH,  kepada media di Mapolsek Medan Satria, Senin (17/2/2020).

Menurut Kompol Agus Rohmat, empat lokasi rental game yang dirazia itu adalah, Rental PS di sekitar Kolam Renang THB Kelurahan Pejuang, Rental PS di Plaza THB Kelurahan Pejuang,  Warnet B-Zone di Jalan Boulevar Kelurahan Pejuang, dan Warnet Hyper di Sentral Onderdil Kelurahan Pejuang.

“Pelajar yang terjaring razia di empat lokasi warnet itu kita bawa ke Mapolsek guna dilakukan pembinaan,” ungkap Kapolsek.

Razia pelajar di jam sekolah di warnet-warnet tersebut dipimpin langsung Kapolsek Medan Satria Kompol Agus Rohmat, Camat Medan Satria Lia Erliani AP S.Sos, bersama Satpol PP dan anggota Polsek Medan Satria.

Lebih lanjut Kapolsek mengatakan dari pengakuan 17 pelajar yang diamankan ada yang bolos dan ada yang memang sudah pulang sekolah.

“Karena mereka memakai baju seragam sekolah, mereka kita amankan, ke depan Muspika akan membuat himbauan. Setelah kita beri pembinaan dan membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan bermain games saat jam sekolah, orang tua pelajar tersebut kita datangkan ke Mapolsek. Barulah kita serahkan kepada orang tua masing-masing untuk dibawa pulang,” kata Kapolsek.

Dikatakan Kompol Agus Rohmat, pihaknya bersama jajaran Kecamatan Medan Satria akan terus menggelar razia pelajar yang bolos sekolah dan bermain games.

“Ini komitmen kita bersama camat untuk menertibkan pelajar agar tidak bolos sekolah. Kasihan mereka gara-gara bermain games  ketinggalan pelajaran nantinya. Untuk itu kita himbau kepada orang tua agar lebih memperhatikan dan memastikan anak-anak masuk sekolah,” kata Agus Rohmat.

Di samping itu, Kapolsek mengeluarkan himbauan kepada pemilik rental komputer/playstation di Kecamatan Medan Satria:

1. Melengkapi perijinan usaha sesuai ketentuan yang berlaku,
2. Melarang anak sekolah bermain pada jam pelajaran di lokasi warnet dengan memasang spanduk larangan.
3. Melaksanakan usaha dengan senantiasa menjaga ketentraman dan ketertiban lingkungan dari gangguan Kamtibmas.
4. Apabila ditemukan pelanggaran peraturan yang terjadi maka Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Medan Satria akan melakukan penertiban sesuai ketentuan. [SFN]

Pin It

Comments are closed.