Posbekasi.com

WNA Korea Selatan Juragan Kontrakan Tewas Bersimbah Darah di Tambun Selatan

Ilustrasi

BEKASI KABUPATEN, POSBEKASI.com – Kasus dugaan pembunuhan sadis menggemparkan seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan yang merupakan juragan pemilik kompleks kontrakan 20 kamar, ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi bersimbah darah di dalam rumahnya, Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

“Korban pertama kali diketahui oleh putrinya sekitar pukul 14.00 WIB dalam kondisi bersimbah darah,” kata Kapolsek Tambun Selatan, Komisaris Wuryanti, Kamis (28/5/2026).

Penemuan jasad korban yang bersimbah darah ini langsung direspons cepat oleh aparat kepolisian yang segera menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi langsung mengevakuasi jasad juragan kontrakan tersebut untuk diautopsi demi mengungkap tabir kematian yang dinilai janggal dan sadis, sekaligus berkoordinasi dengan pihak kedutaan negara asal korban.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Korea dan meminta persetujuan dari keluarga,” ujar Wuryanti menambahkan.

Hingga kini, penyidik kepolisian masih bekerja keras mengumpulkan bukti-bukti di lapangan untuk mengungkap motif utama dan kronologi pasti di balik aksi kriminalitas berdarah ini. Polisi telah mengamankan area sekitar dan memeriksa sejumlah saksi kunci, termasuk para penghuni kontrakan milik korban.

“Untuk sementara masih dalam tahap penyelidikan. Saksi yang sudah diperiksa ada enam orang,” kata Wuryanti.

Aksi dugaan pembunuhan sadis terhadap juragan kontrakan ini langsung menjadi buah bibir, terlebih lokasi peristiwa berada di lingkungan padat penghuni. Banyaknya ceceran darah di lokasi kejadian membuat warga sekitar dan para penyewa kontrakan terkejut saat polisi mulai berdatangan.

“Warga dilarang masuk oleh petugas, yang mengevakuasi korban dibawa di Jakarta,” tutur seorang warga Ahmad kepada Posbekasi.com.

Pihak kepolisian belum memberikan kesimpulan final terkait dalang dan motif di balik peristiwa ini, warga meyakini bahwa hilangnya nyawa pria asal Korea Selatan tersebut merupakan akibat dari tindakan kekerasan yang sangat keji. [ish]

BEKASI TOP