
Semburan lumpur di Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi, berwarna coklat kental yang keluar kurang lebih selama 20 menit minggu lalu tidak berbahaya, hal ini dikatakan pemilik warung kopi milik Sabah,45 tahun, usai ditemui di warung kopi miliknya, Senin 23 April 2018.
Menurut Sabah, kemunculan lumpur tersebut diakibatkan kebocoran pipa gas efek dari pekerjaan jalur PLN yang getarannya terlampau keras. Sehinggga mengakibatkan sambungan pipa gas bergeser terus meluap ke permukaan, teranngya.
Awalnya, pengunjung warung kopi ketakutan dengan semburan lumpur yang keluar di sekitar warung kopi saya.
Tapi setelah dijelaskan pihak pekerja proyek pengeboran PLN semburan tersebut aman atau tidak berbahaya, tidak seperti yang kami takutkan. “Saya pun tidak terlalu khawatir dan saya tetap berjualan kembali,” katanya.[REL/ISH/POB4]

