Bekasi Online

Sopir di Pondok Gede Setubuhi Anak Majikan di Pulau Dewata

Ilustrasi

POSBEKASI.COM, PONDOK GEDE – Ahmad Nurdi,22 tahun, yang berprofesi sopir pribadi itu tak kuat menahan hawa nafsunya melihat kecantikan wajah dan kemolekan tubuh remaja R,15 tahun, yang merupakan anak majikannya.

Nurdi yang bekerja sebagai sopir peribadi itupun nekad melarikan R ke Bali dan lima kali melampiaskan nafsunya dengan menyetubuhi siswi yang masih duduk di sekolah SLTA di hotel tempat mereka menginap di Pulau Dewata.

“Nurdi selalu mengancam R, hingga R tidak berdaya mengikuti ajakan Nurdi. Pada Senin 8 Januari 2018 dinihari, Pelaku membawa kabur R ke Bali,” kata Kapolsek Pondok Gede, Kompol Suwari, Jumat 12 Januari 2018.

Pelaku bekerja dan tinggal di serumah dengan korban dikawasan Pondok Gede, Kota Bekasi, diketauhi kabur saat orangtua korban S,38 tahun, masuk ke kamar tidur anak semata wayangnya itu tidak menemukan putrinya.

Setelah dicek, dan S juga mengecek kamar pelaku juga tidak ada di kamarnya. Begitu juga saat dihubungi nomor handphone R dan Nurdi tidak aktif. “Orangtua R langsung melapor ke Polsek Pondok Gede,” kata Kompol Suwari.

Keesokan harinya, S menerima konfirmasi transaksi perbankan di ponselnya karena Nurdi ternyata menggunakan kartu kredit miliknya untuk pembelian tiket pesawat dan pembayaran kamar disalah satu hotel di Bali.

“Mengetauhi keberadaan pelaku dan korban, Polisi langsung bergerak ke Bali dan langsung menuju hotel tempat keduanya menginap. Polisi langsung menyergap pelaku, tanpa melakukan perlawanan pelaku dan korban dibawa kembali ke Polsek Pondok Gede,” katanya.

Sementara korban dikembali kepada orangtuanya, sedangkan pelaku meringkuk di tahanan untuk mempeertangung jawabkan perbuatannya dijerat UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara selama tujuh tahun.

“Dari pengakuan pelaku, selama di Bali dia sudah lima kali menyetubuhi korban karena tergiur kecantikan wajah dan kemolekan tubuh korbn,” terang Kompol Suwari.[ISH/POS]

BEKASI TOP