Bekasi Online

Pemko Bekasi Luncurkan Sirene

Peluncuran Layanan Sistem Informasi Rujukan Online, Kamis 9 Maret 2017.[ISH]
Peluncuran Layanan Sistem Informasi Rujukan Online, Kamis 9 Maret 2017.[ISH]
POSBEKASI.COM – Walikota Bekasi Dr.Rahmat Effendi dan Wakil Walikota Bekasi H.Ahmad Syaikhu hari ini bertempat di pendopo Kantor Walikota Bekasi meluncurkan Layanan Sistem Informasi Rujukan Online (Sirine), Kamis 9 Maret 2017.

Rahmat Effendi mengatakan bahwa ini adalah bentuk simplikasi layanan kesehatan oleh pemerintah Kota Bekasi dalam memetakan keberadaan rumah sakit yang ada di Kota Bekasi.

“Tak Hanya Rumah Sakit (RS) Swasta, dan RSUD dr Chasbullah Kota Bekasi, namun Puskesmas dan Rumah Sakit Umum (RSU) tipe D pun nantinya akan terintegerasi dalam sebuah Sistem Informasi Rujukan Online (Sirine) dan tentunya masih berkaitan dengan program kemudahan layanan kesehatan bagi Warga Kota Bekasi. Dimana, warga tidak harus bolak balik mencari ketersediaan fasilitas layanan kesehatan ketika dalam keadaan darurat,” jelas Walikota Bekasi Dr.Rahmat Effendi.

“Sekarang kami sudah petakan keberadaan rumah sakit supaya ketika warga mencari rumah sakit tidak perlu lagi pontang-panting, bolak-balik ke sana kemari,” ujarnya.

Melalui sistem tersebut ia menambahkan bahwa ada kemudahan warga untuk mencari rumah sakit yang masih bisa menampung pasien ketika memerlukan pelayanan rawat inap hanya dengan membuka website www.sirine.bekasikota.go.id warga bisa memantau seluruh fasilitas kesehatan yang ada di Kota Bekasi.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, dr.Kusnanto Saidi menyampaikan, mulai hari ini,warga Kota Bekasi sudah bisa melihat ketersediaan ruang rawat inap, ruang Instralasi Gawat Darurat (IGD), ruang Intensive Care Unit (ICU) dan ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) di RSUD Kota Bekasi, 38 RS Swasta, serta 39 Puskesmas yang tersebar di 12 Kecamatan di Kota Bekasi. Tujuannya adalah, agar warga maupun petugas kesehatan bisa melihat peluang rawat inap serta layanan yang tersedia bila ingin merujuk pasien atau berobat.

“Dari website tersebut bisa terlihat ketersediaan layanan serta ruang inapyang ada di seluruh fasilitas kesehatan yang telah bekerjasama dengan kami di Kota Bekasi,” kata Kusnanto.

Selama ini dr.Kusnanto mengatakan bahwa persoalan ketersediaan kamar menjadi masalah utama layanan kesehatan di Kota Bekasi. Dengan adanya Sirine, informasi tersebut bisa terus terbaharui (terupdate) tiap saat. Sehingga bisa dilihat warga tiap saat.

“Untuk rumah sakit mitra BPJS kami bekerjasama dengan aplicare yang secara otomatis akan terupdate melalu sistem,” jelas Kadinkes.

Layanan lainnya, lanjut Kusnanto, adalah fasilitas ‘current position’. Di mana warga bisa mencari rumah sakit paling dekat dengan domisili dengan posisinya saat itu.

Bagi warga yang tidak menggunakan smart phone yang terkoneksi dengan internet, warga pun masih bisa menggunakan layanan ini.

Caranya, adalah dengan menggunakan Sort Massages System (SMS) Gate Way. Yakni, hanya dengan mengirimkan SMS ke jalur khusus yang telah tersedia untuk mencari lokasi rumah sakit terdekat dan ruang inap yang tersedia. “Untuk layanan ini masih terus kita kembangkan jalur nomor SMSnya nanti akan diinformasikan,” katanya.[ISH]

BEKASI TOP