Janji Bupati Bekasi Gratiskan SMA dan SMK Negeri Dipertanyakan, Ini Kata Sekda

Sekda Kabupaten Bekasi, H.Uju,M.Si membuka Peringatan Hari Penggerak PKK ke 47 di Gedung Wibawa Mukti, Cikarang Pusat, Selasa (9/7/2019).[Dok.Humas]

POSBEKASI.COM | KABUPATEN BEKASI – Pemkab Bekasi belum bisa merealisasikan sekolah gratis untuk tingkat SMA dan SMK Negeri yang dicanangkan Bupati Eka Supria Atmaja untuk tahun ajara baru 2019 ini.

Sekda Kabupaten Bekasi, H Uju berdalih Pemkab baru melakukan penjajakan dengan Pemprov Jawa Barat.

“Jadi tidak mungkin mulai tahun 2019 ini,” ujar Uju dikutip dari laman bekasikab.go.id, usai membuka Peringatan Hari Penggerak PKK ke 47 di Gedung Wibawa Mukti, Kompleks Perkantoran Pemda Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Selasa (9/7/2019).

Menurutnya penggratisan biaya pendidikan SMA/SMK Negeri yang dicanangkan oleh Bupati setelah ditetapkannya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2019.

“Jika sudah terjadi sinkronisasi dengan Dinas Pendidikan Jawa Barat. Baru kita bisa anggarkan biaya hibah pendidikan untuk jenjang SMA/SMK Negeri,” sebut Uju.

“Barangkali, pembebasan uang bayaran untuk SMA/SMK Negeri dapat dilaksanakan menggunakan anggaran APBD Tahun 2020,” tambahnya.

Dimana untuk sekolah tahun ajaran 2019/2020, banyak orang tua murid khususnya SMA dan SMK Negeri bertanya-tanya kapan diberlakukannya sekolah SMA/SMK Negeri kembali SPP digratiskan atau tanpa dipungut bayaran pihak sekolah seperti dijanjikan dan disosialisasikan langsung Bupati pada taraweh keliling bulan Ramadhan kemaren.[RIK/POB]

Pin It

Comments are closed.