Posbekasi.com

Tiga Pilar Kota Bekasi Jadi Percontohan

WaliKota Bekasi Rahmat Effendi, Dandim 0507 Kota Beksi Letkol Inf Wawan Kusnendar dan  Kapolrestro Bekasi Kota Kombes Pol Hero Henrianto Bachtiar, melakukan pertemuan dengan seluruh jajaran Babinsa dan Binmaspol, Selasa 31 Oktober 2017.[IST]
POSBEKASI.COM, BEKASI – WaliKota Bekasi, Rahmat Effendi, mengatakan Tiga Pilar yang dibanguun bersama TNI-Polri di Kota Bekasi menjadi percontohan daerah lain yang ada di tingkat regional maupun nasional.

“Saya ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan Bimaspol dan Babinsa, Kaposek, Danramil, Dandim 0507 serta Kapolrestro Bekasi Kota yang telah bersinergi membangun Tiga Pilar, dan mudah-mudahan kita terus dijadikan percontohan bagi daerah-daerah lain yang ada di tingkat regional maupun nasional,” kata Rahamt Efefndi bersama Kapolrestro Bekasi Kota dan Dandim 0507 Bekasi melakukan pertemuan dengan Danramil, Kapolsek, Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bimbingan Massal Polri (Bimaspol) se-Kota Bekasi, Selasa 31 Oktober 2017.

Dikatakannya, pada tahun 2018 APBD Kota Bekasi mencapai Rp5,8 triliun merupakan berkat kerjasama dan sinergitas yang terbangun pada Tiga Pilar sehingga investasi terus masuk dan berkembang.

“Di Kota Bekasi dengan penduduk 2,6 juta jiwa wajar banyak yang ingin masuk Bekasi, karena di Kota Bekasi tidak hanya berkarir saja akan tapi untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik,” ungkapnya.

Sementara, Kapolrestro Bekasi Kota, Kombes Pol Hero Henrianto Bachtiar, menyatakan harus memberikan pelayanan maksimal pada masyarakat dengan hasil akhir kondisifitas keamanan dan ketertiban tetap terjaga.

“Ukurannya adalah masyarakat lebih dekat dengan Babinsa dan Bimaspol, dengan sering melakukan kunjungan. Dimanapun wilayah ukuran keberhasilan adalah terwujudnya situasi kondusif dan kepercayaan masyarakatnya,” katanya.

Sedangkan Dandim 0507 Kota Beksi, Letkol Inf Wawan Kusnendar, menyampaikan motivasi keberhasilan Tiga Pilar merupakan kerja nyata dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Kalau kami sudah bergerak di wilayah, maka kita sudah menghilangkan kesan pangkat dan jabatan. Yang kita utamakan adalah pelayanan kepada masyarakat dan menjadi pelayan itu adalah bagaimana masyarakat yang kita layani senang terlayani,” katnya.[ISH]

BEKASI TOP