Posbekasi.com

Renovasi Pembangunan Masjid Pertama Bekasi Timur Regensi Al Muhajirin Butuh Bantuan Dermawan

Penanggung Jawab Logistik Renovasi Pembangunan Masjid Al Muhajirin H. Lutfi Usman berinisiatif mendirikan Posko Penggalangan Dana untuk menerima bantuan dermawan dan kaum muslim di jembatan satu Jalan Raya BTR 1, Jumat 26 Mei 2023. [Posbekasi.com /Hasibuan]

posBEKASI.com | BEKASI – Masjid Al Muhajirin Blok E merupakan masjid pertama yang berdiri di Perumahan Bekasi Timur Regensi (BTR) Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, membutuhkan uluran tangan dermawan dan kaum muslim untuk menyelesaikan renovasi pembangunan dua lantai yang saat ini tahap pekerjaan.

“Kita jemput bola kepada dermawan dan kaum muslimin yang hendak berinfak dan sedekah untuk renovasi pembangunan Masjid Al Muhajirin menjadi dua lantai,” kata Penanggung Jawab Logistik Renovasi Pembangunan Masjid Al Muhajirin tahap kedua, H. Lutfi Usman saat ditemui posbekasi.com saat mengkordinir sumbangan dari dermawan dan kaum muslim di Posko Penggalangan Dana Masjid Al Muhajirin di jembatan satu Jalan Raya BTR 1, Jumat 26 Mei 2023.

Menurut H. Lutfi Usman yang akrab disapa Engkong Lufi, dirinya mulai bertanggung jawab logistik pembangunan tahap kedua ini, yang sebelumnya pada tahap pertama telah menelan anggaran sekitar Rp1,6 miliar.

“Pembangunan tahap kedua mulai Januari sampai Maret 2023 ini telah terkumpul dana infak sedekah hasil pengumpulan dana baik setiap minggu secara berkeliling ke warga RW013 Blok E dan terealisasi dalam pembangunan sekitar Rp477 juta termasuk hutang material dan dana talangan dari donatur yang direalisasikan,” terang Engkong Lufi seraya mengajak dermawan dan kaum muslim untuk berinfak dan sedekah renovasi pembangunan Masjid Al Muhajirin bisa menghubungi no handphone dan WhatsApp 0815-8518-8625 atau panitia.

Sedangkan Posko Penggalangan Dana di Jalan Raya BTR 1 baru dibuka tiga hari ini merupakan inisiatif Engkong Lufi untuk menopang besarnya anggaran yang masih dibutuhkan untuk renovasi pembangunan Masjid Al Muhajirin yang memasuki tahun kedua pembangunan, dan total dana hingga selesai mencapai sekitar Rp5 miliar.

“Posko penggalangan dana sejak tiga hari ini terkumpul sekitar Rp300 ribuan. Alhamdulillah untuk penambahan dana rutin dari donatur dan hasil keliling setiap minggu dari warga Blok E,” ucap Engkong Lufi.

Masjid Al Muhajirin merupakan masjid perdana yang berdiri di BTR pada akhir tahun 2000 oleh sekitar 23 warga Blok E ini diawali dengan mengurus dan menyelesaikan admistrasi atau surat lahan fasos (fasilitas sosial) untuk dijadikan lahan pembangunan masjid mulai dari pihak developer hingga Pemerintah Kota Bekasi.

Selanjutnya dibentuk pengurus pembangunan Masjid Al Muhajirin dan dilakukan peletakan batu pertama di akhir tahun 2000, oleh tokoh masyarakat seperti Muhammad Yusuf Hasibuan Al Haj (almarhum), Tri Yanto, Edi Kusnandar, Sairin, Pipin, H. Andi Zainal, Dwi Widiono, Habib Ardani, Paryoto, Edi Uban, Hasriwal AS, Juned, Suketeni (almarhum), dan lainnya.

“Alhamdulillah, pembangunan Masjid Al Muhajirin merupakan masjid pertama di BTR berdiri berkah swadaya masyarakat Blok E, dan para donatur,” ungkap H. Andi Zainal yang ketika itu merupakan salah satu seksi pembangunan mulai dari peletakan batu pertama hingga selesai pembangunan Masjid Al Muhajirin.

Menurut Zainal yang saat ini sebagai Ketua RT02/013, setelah setengah pembangunan berjalan sempat tertunda menyelesaikan terutama bagian atap, dinding batu mar mar, lantai, kamar mandi dan tempat wudhu.

Penyelesiaan bagian atas, dinding dan lantai masjid kemudian dirampungkan donatur Komjen Pol (Purn) Anton Bachrul Alam yang ketika itu berpangkat Kombes menjabat Kadispen Humas Polda Metro Jaya. “Dari lobby yang dilakukan Tri Anto dan Hasriwal, Pak Anton berikhtiar membantu, dan hal ini dibuktikan beliau membantu hingga pembangunan Masjid Al Muhajirin rampung,” terang Zainal. [hsb]

BEKASI TOP