Bekasi Online

Tren Kasus Covid-19 Tinggi, 80 Sekolah Dibatalkan Tatap Muka

Salah satu sekolah yang telah menerapkan pembelajaran tatap muka di Kota Bekasi, Senin (22/3/2021). [Posbekasi.com /Dokumentasi]

POSBEKASI.COM | BEKASI – Dinas Pendidikan Kota Bekasi membatalkan 80 sekolah yang mengajukan bahkan telah memenuhi kriteria dan persyaratan untuk menggelar sekolah tatap muka pada tahun ajaran baru 2021/2022.

“Total 80 sekolah baik SD maupun SMP terpaksa kami tunda padahal sudah dinyatakan layak,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Dr. Inayatullah di Bekasi, Sabtu (29/5/2021).

Menurut Inayatullah, keputusan menunda kegiatan belajar tatap muka di puluhan sekolah itu disebabkan tren kenaikan kasus Covid-19 di Kota Bekasi seusai libur Idul Fitri 2021. “Di wilayah kami tren kasus Covid-19 sedang melonjak terutama untuk kategori usia anak,” ungkapnya.

Lebih lanjut Inayatullah memastikan akan terus memantau serta mengevaluasi sambil menunggu arahan lebih lanjut dari Gugus Tugas Covid-19 Kota Bekasi mengenai rencana penambahan sekolah yang diizinkan menggelar pembelajaran tatap muka. “Prioritas utama kami adalah kesehatan peserta didik, kami tunggu arahan selanjutnya,” tambahnya.

Diakui Inayatullah, puluhan sekolah yang semula siap sekolah tatap muka sudah mengajukan ke Data Pokok Pendidikan (Dakodik) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mendapat izin menggelar sekolah tatap muka.

Saat ini kata Inayatullah, ada 220 sekolah yang sudah menggelar belajar tatap muka akan terus dievaluasi terutama sekolah yang wilayahnya kini masuk zona merah Covid-19. “Akan kami evaluasi kembali berdasarkan peta penyebaran kasus virus corona seusai Lebaran,” jelasnya.[ISH]

BEKASI TOP