
Sekretaris Camat Setu, Ali Amran menjelaskan, kader Posyandu Nusa Indah 13 menyajikan inovasi dengan mengembangkan tanaman hidroponik berupa sayuran pokcay, daun bawang, lengkuas dan jahe.
“Kegiatan monev hari ini untuk melihat kesiapan posyandu yang mewakili Kecamatan Setu terkait inovasi yang telah dikembangkan. Tadi kita bersama-sama melihat tanaman hidroponik yang dikembangkan oleh para kader Posyandu,” jelasnya.
KLIK: Bupati Minta Tiap Desa Berinovasi One Village One Innovation
Amran menambahkan, inovasi yang dikembangkan oleh kader Posyandu Nusa Indah 13, selain tanaman hidroponik juga menghadirkan kreasi kerajinan tangan dan budidaya ikan.
“Ya kita juga mengembangkan kreasi kerajinan tangan untuk hantaran nikah dan budidaya ikan lele dan ikan koi,” ujarnya.
Amran berharap, inovasi yang ditampilkan Posyandu Nusa Indah 13 bisa menjadi role model untuk Posyandu lainnya di wilayah Kabupaten Bekasi.
KLIK: Setu Deklarasi Bebas BAB Sembarang Tempat
Sebelumnya, Kepala Bidang Kelembagaan pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Mien Aminah, mengatakan setiap Posyandu di Kabupaten Bekasi harus memiliki inovasi yang akan dilombakan bersama perwakilan Posyandu dari 23 kecamatan.
“Setiap Posyandu harus memiliki inovasi yang nantinya dikirim semua video dan profilnya agar bisa dilombakan ditingkat Kabupaten yang akan digelar pada Juli mendatang,” ujarnya.[RIK]

