Situs 7 Sumur Kranggan Resmi jadi Cagar Budaya, Tri Adhianto: Tapak Tilas Leluhur

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menancapkan papan nama situs 7 sumur tua sebagai cahaya budaya di kawasan Kranggan, Kota Bekasi, Jumat (14/8/2020).[POSBEKASI.COM/Ismail Hasibuan]

POSBEKASI.COM | BEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi Dr. Tri Adhianto bersama Kadisparbud Tedi Hafni Tresnadi, Lurah Jatiraden Agus Mulyana dan Lurah Jatisampurna Nuryani, secara simbolis menancapkan papan nama situs 7 Sumur Tua sebagai tanda cagar budaya milik Kota Bekasi, Jumat (14/8/2020).

Wakil Wali Kota Bekasi mengatakan Situs 7 Sumur Tua di wilayah Kranggan Kecamatan Jatisampurna Kota Bekasi memiliki nilai sejarah tersendiri, ada nilai budaya yang perlu dilestarikan, yang perlu perhatian dari pemerintah dan warga setempat.

7 situs sumur sejarah yang perlu dilestarikan itu adalah Sumur Bandung, Sumur Ciburial, Sumur Binong, Sumur Batu , Sumur Selamiring, Sumur Hulu Cai, dan Sumur Tengah.

Oleh karenanya Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengajak masyarakat khususnya yang ada di wilayah Kranggan untuk dapat bersinergi dalam melestarikan cagar budaya tersebut, terangnya.

“Pelestarian situs bersejarah perlu melibatkan kelompok masyarakat atau komunitas pecinta budaya dan para generasi muda yang dapat diaplikasikan dalam bentuk membuat destinasi wisata budaya dan wisata religi pada situs-situs bersejarah,” kata Tri.

Salah satu wujud nyata dalam melestarikan budaya adalah dengan menjaga kebersihan situs budaya tersebut sehingga akan menjadi destinasi budaya bagi wisatawan .

“Pemerintah Kota bekasi Terus mendorong Pengembangan destinasi wisata budaya dalam menjaga tapak tilas leluhur dan nilai-nilai kearifan lokal yang ada di Kota Bekasi khususnya di Kecamatan Jatisampurna,” ujarnya.[ISH]

Pin It

Comments are closed.