Shalat Idul Fitri Ditengah Pandemi, Ustadz Zumhari: Perangi Hawa Nafsu

Parjiman Ketua RT007 dilingkungan RW013 Perumahan Bekasi Timur Regensi menyampaikan tata tertib pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah dengan mematuhi protokol kesehatan di gelar di Jalan Elang 6, Ahad (24/5/2020). [POSBEKASI.COM/RDJ]

POSBEKASI.COM | BEKASI – Suasana pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah di Kota Bekasi khususnya di wilayah zona hijau dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan digelar di tiap lingkungan masing-masing, Ahad (24/5/2020).

Suasana sangat berbeda dari tahun tahun sebelumnya yang biasanya suasana ramai, kali ini pelaksanaan Shalat Idul Fitri dilaksanakan di lingkungan RT yang dikoordinir pengurus RT.

Perbedaan yang sangat dirasakan dalam menyesuaikan protokol kesehatan Covid-19, mulai Takbir dan Khatib dipersingkat, saf antar jamaah yang biasanya rapat kini berselang satu jamaah. Begitu pula saat maaf maafan yang biasanya dengan salam berjabat tangan dan pelukan antar sesama ikhwan maupun antar akhwat juga ditiadakan. Maaf maafan dilakukan berjarak kemudian jamaah langsung bubar menuju rumah masing-masing.

Halnya pelaksanaan Shalat Idul Fitri yang digelar di RW013 Perumahan Bekasi Timur Regensi, Kelurahan Cimuning, Mustikajaya, digelar masing-masing RT. RW013 yang terdiri dari 7 RT digelar di lima tempat, RT01 bergabung dengan RT02, RT03 sampai RT007 digelar di masing-masing RT.

Ketua RT007 Parjiman mengungkapkan pelaksanaan Shalat Idul Fitri kali ini sungguh jauh berbeda demi menjaga protokol kesehatan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kita melaksanakan Shalat Idul Fitri sesuai protokol kesehatan sebagaimana dianjurkan pemerintah. Dan rangkaian pelaksanaan Shalat Idul Fitri juga kita persingkat. Saya berharap suasana ini tetap menyejukkan hati kita semua dan mari kita berdoa agar pandemi Covid-19 ini cepat berlalu dari negeri yang kita cintai ini,” kata Parjiman.

Imam dan Khatib Shalat Idul Fitri di pimpinan Ustadz Jumhari. Usai melaksanakan shalat, dalam khotbahnya Ustadz Jumhari menyampaikan terkait memerangi hawa nafsu.

“Setelah sebulan penuh kita menjalankan ibadah Ramadhan dengan melawan hawa nafsu, 1 Syawal ini kita tetap dapat melaksanakannya. Apalagi situasi di tengah pandemi corona saat ini, hendaknya kita menjaga kesehatan dan bisa terus menahan hawa nafsu yang dilarang Allah SWT,” terang Ustadz Jumhari. [RDJ]

Pin It

Comments are closed.