Pepen dan Tri Tiadakan Open House Idul Fitri

POSBEKASI.COM | BEKASI – Sesuai Surat Keputusan Bersama mengenai pelaksanaan Idul Fitri 1441 Hijriah dalam masa pandemi Covid-19 dan kesepakatan pelaksanaan Sholat Idul Fitri pada tahun ini akan dilaksanakan tetap dengan kepatuhan dari Protokol Kesehatan yang berlaku yang dilaksanakan di zona hijau pada tiap Kelurahan yang ada di Kota Bekasi.

Namun untuk zona merah pada tiap Kelurahan yang masih ada, ditetapkan untuk sholat Idul Fitri di rumah, dan tidak bisa ke daerah yang dinyatakan zona hijau karena adanya tim pengawasan dari tiap Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) setempat.

Wali Kota Bekasi pun mengatakan bahwa pada masa pandemi ini dalam nuansa bulan suci Ramadhan sangatlah berbeda dari tiap tahun-tahun yang telah dijalani, seperti kegiatan halal bi halal antar warga juga ditiadakan mengingat penyebaran mata rantai virus Covid-19 sangat berbahaya. Usai sholat id pun diusahakan untuk berkumpul di rumah saja tidak ada keliling wilayah rumah.

Kesepakatan antara Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi untuk tidak menggelar Open House juga telah dinyatakan, pada tahun ini tidak akan membuka open house untuk warga yang seperti biasa tahun-tahun sebelumnya berdatangan ke kediaman Wali Kota ataupun Wakil Wali Kota Bekasi yang akrab disapa Bang Pepen.

Berbeda dalam tahun-tahun sebelumnya, suasana kediaman rumah Wali Kota Bekasi maupun Wakil Wali Kota Bekasi yang sangat ramai untuk warga silaturahmi mencicipi makanan yang tersedia namun tidak diperbolehkan pada tahun ini.

“Pastinya, sangat sedih, tapi jika kita mengijinkan untuk open house dalam lebaran ini kita telah melanggar ketentuan dari pusat, dan sangat berbahaya jika kita tetap mengadakan, demikian para warga harap maklum,” jelas Wali Kota, Jumat (22/5/2020).

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono juga memberi ketegasan kepada seluruh warga Kota Bekasi, begitu disayangkan momen-momen spesial seperti lebaran ini yang seharusnya kita bisa menikmati bersama opor ayam dan ketupat di kediaman tidak bisa kita rasakan pada tahun ini, agar kita bisa melepas mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Bekasi.

“Untuk menjaga kesehatan dalam diri kita, tetap melaksanakan protokol kesehatan dalam nuansa lebaran tahun ini, cukup membalas pesan via WA ataupun sekedar telepon sebagai pengganti jabat tangan kita, semoga warga paham akan hal tersebut,” ujarnya. [ISH]

Pin It

Comments are closed.