Posbekasi.com

Kota Bandung Persembahan Konser Merah Putih Kirab Budaya HUT Jabar

Pemkot Bandung persembahkan Konser Merah Putih dalam rangkaian Kirab Budaya HUT Jabar ke-80 di Plaza Balai Kota Bandung, Senin 18 Agustus 2025. Posbekasi.com /Ist

BANDUNG | posBEKASI.com – Kota Kembang julukan Kota Bandung menjadi pusat perhatian ketika Kirab Budaya digelar untuk memperingati Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Barat, Selasa 19 Agustus 2025 sore hingga malam hari.

Ribuan masyarakat memadati sepanjang rute kirab yang menampilkan ragam seni, budaya, hingga atraksi kuda dan kereta kencana dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat.

Kirab Budaya dimulai dari Gedung Merdeka hingga Gedung Sate dengan rute sepanjang pusat kota Bandung, melewati Jalan Dr. Ir. Soekarno, Jalan Naripan, Jalan Braga, Jalan Suniaraja (Viaduct), Jalan Wastukancana, Jalan L.L.R.E Martadinata, Jalan Ir. H. Juanda, hingga berakhir di Jalan Diponegoro. Arak-arakan berlangsung sejak pukul 15.00 hingga 18.00 WIB.

“Kita bersyukur bahwa Bandung menjadi tempat perayaannya. Tapi kita berusaha sekeras mungkin untuk satu menjaga kebersihan, lalu menjaga ketertiban dan kenyamanan,” ujar Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan rasa syukurnya karena Kota Bandung dipercaya menjadi lokasi perayaan kirab budaya.

Menurut Farhan perayaan HUT ke-80 Jawa Barat menjadi momentum penting untuk mewujudkan visi “Jawa Barat Istimewa”. Dalam waktu dekat Bandung juga akan merayakan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB).

“HJKB akan berbeda sedikit. Kita aktifkan kegiatan di kecamatan, dengan puncaknya Asia Afrika Festival, Asia Afrika Youth Forum, dan insya Allah konser dari Bandung untuk Indonesia,” ucapnya.

Konser Merah Putih

Konser Merah Putih di Plaza Balai Kota Bandung, Senin 18 Agustus 2025, sebagai bagian dari peringatan ke-80 Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Momentum spesial karena untuk pertama kalinya Balai Kota menjadi panggung konser yang menampilkan kolaborasi musisi lintas generasi, termasuk pegawai Pemkot Bandung yang unjuk kebolehan bermusik.

Farhan mengungkapkan rasa bangga atas terselenggaranya konser ini. Menurutnya, Kota Bandung memang dikenal sebagai tanah lahir para musisi berbakat yang telah melahirkan karya-karya besar.

“Kesempatan ini ingin menunjukkan bahwa Kota Bandung adalah Kota Para Musisi. Dari tanah inilah lahir nama-nama besar yang karyanya mewarnai musik Indonesia,” ujar Farhan dalam sambutannya.

Ia juga memastikan komitmen Pemkot Bandung dalam mendukung ekosistem musik, termasuk memperjuangkan kebijakan pembayaran royalti bagi para musisi.

“Pemerintah Kota Bandung mendukung kebijakan memberikan royalti untuk setiap karya musik. Itu bentuk penghargaan kepada para musisi,” katanya.

Konser Merah Putih menghadirkan sejumlah musisi seperti Ricky Basuki, Risa Saraswati, Tiara Effendi, hingga generasi muda berbakat seperti Gail Satya Wahki, Lia Amalia, dan sejumlah siswa sekolah musik.

Tak hanya itu, sebanyak 16 pegawai Pemkot Bandung juga ikut tampil dalam format band, menunjukkan bahwa musik bukan sekadar profesi, tetapi juga sarana ekspresi dan kebersamaan.

Terselenggaranya konser ini tak lepas dari dukungan berbagai pihak, di antaranya Biofarma, Gojek, Bank BJB, dan Koperasi Pegawai Kota Bandung (KPKB).

“Dukungan ini membuktikan bahwa ekosistem musik di Bandung hidup dari kolaborasi semua pihak, baik pemerintah, swasta, maupun komunitas,” kata Farhan.

Dengan penuh semangat, konser ini ditutup dengan persembahan musisi Bandung Jazz Orchestra serta penampilan spesial dari KSP Singers. [amh]

BEKASI TOP