Raperda Jabar Harus Prioritaskan Kesejahteraan Rakyat

DPRD Jabar melakukan kunjungan konsultasi ke DPRD DKI Jakarta, Selasa (26/11/2019).[POSBEKASI.COM/IST]

POSBEKASI.COM | JAKARTA – Memperhatikan pidato Presiden mengenai jangan terlalu banyak membuat Peraturan Daerah, Bapemperda DPRD Jabar, melakukan kunjungan konsultasi ke DPRD DKI Jakarta, Selasa (26/11/2019).

Perlu diketahui, DPRD Provinsi DKI Jakarta mempunyai 70 usulan raperda yang akan dituangkan di Propemperda.

Anggota DPRD DKI Jakarta, Hasan Basri memberi masukan kepada Bapemperda DPRD Jabar harus selektif dalam menerima usulan raperda dari eksekutif.

Hasan Basri juga mengatakan mengacu kepada amanat Presiden mengenai jangan terlalu banyak membuat perda. Pihaknya mengaku akan lebih mementingkan raperda yang dianggap mempunyai pengaruh penting bagi pemerintahan Provinsi DKI Jakarta.

“Hal ini yang perlu menjadi catatan bagi DPRD Jabar agar mementingkan usulan raperda yang dapat berpengaruh bagi pembangunan dan kesejahteraan rakyat,” kata Hasan.

Saat ini, Bapemperda DPRD Jabar sedang membahas 13 Raperda yang menjadi Propemperda pada tahun 2020 atas dasar usulan Gubernur Jabar.

Ketua Bapemperda DPRD Jabar, Achdar Sudrajat mengatakan pada kesempatan ini Bapemperda DPRD Jabar berkonsultasi ke DPRD DKI Jakarta untuk menyamakan persepsi terkait perancangan Raperda yang menjadi Propemperda di Provinsi.

“Ada banyak kesamaan antara DPRD DKI Jakarta dengan DPRD Jabar dalam menyusun Raperda yang akan dituangkan ke Propemperda Provinsi,” lata Achdar.

Menanggapi pidato Presiden yang menghimbau kepada pemerintahan daerah untuk tidak banyak membuat Perda, Achdar menyatakan DPRD Jabar akan memprioritaskan Raperda yang dinilai sangat penting bagi Provinsi Jawa Barat.

Menurutnya, hal ini didasari dari ke 13 usulan Raperda dari pihak eksekutif akan di kurasi terlebih dahulu oleh Bapemperda agar mengetahui usulan mana saja yang dinilai.

“Harus segera dibentuk Perda nya demi kesejahteraan masyarakat Provinsi Jawa Barat. Untuk itu kita optimis dari ke 13 Raperda yang akan dituangkan di Propemperda akan berhasil dan menjadi perda yang pro rakyat dan pro pembangunan demi kesejahteraan yang merata di Provinsi Jawa Barat,” pungkasnya. [POB]

Pin It

Comments are closed.