Posbekasi.com

Teknologi Informasi Pemolisian

POSBEKASI.COM | KOTA BEKASI – Oleh : Direktur Keamanan dan Keselamatan Korlantas Polri, Brigjen Pol Chryshnanda Dwilaksana.

Sistem-sistem di era digital sering dikategorikan dalam bidang teknologi informasi. Sistem teknologi yang dibangun memang untuk mengumpulkan informasi yang dapat diolah menjadi data.

Informasi dari berbagai hal sangat kompleks dan bervariasi, namun secara prinsip mendasar dalam pendekatan pemolisian dapat dikategorikan menjadi 3 bagian besar yaitu, Berbasis wilayah atau area, Berbasis kepentingan atau fungsi atau dari aktifitas, dan Berbasis dampak masalah.

Di dalam sistem teknologi informasi juga berbasis area atau lokasi dan juga dari kepentingan aktifitasnya. Tatkala teknologi informasi dielaborasi pada pemolisian sistem-sistem pengumpulan informasi akan dianalisa atau dikembangkan menjadi data. Data merupakan konstruksi atau bangunan informasi dari berbagai kategori akan sesuatu yang berbasis wilayah maupun kepentingan. Data juga merupakan informasi yang terstruktur atau telah dibangun secara sistematis yang dapat dihubung-hubungkan secara holistik atau saling terkait dan menjadi suatu model.

Dari model-model inilah data bisa dihubungkan kembali atau dikonstruksi secara konseptual maupun teoritikal dalam berbagai pendekatan untuk menjawab permasalahan yang telah atau sedang, bahkan yang akan terjadi. Sistem analisa data ini yang menjadi kekuatan tingkat kecerdasan atau kecqnggihan suatu teknologi informasi.

Dalam sistem teknologi informasi pola pengumpulan informasi dilakukan secara, manual, semi elektronik, dan secara elektronik. Sistem-sistem pengumpulan informasi ini yang semestinya diolah atau ditingkatkan kualitasnya menjadi sistem inputing data.

Di dalam sistem teknologi informasi ada 3 hal mendasar yang wajib dibangun :

  1. Back office sebagi pusat data yang merupakan otak dan pusat K3i (Komunikasi, Koordinasi, Komando dan pengendalian dan Informasi).
  2. Aplikasi yang merupakan mata telinga maupun corong dari back office dalam mengumpulkan berbagai informasi yang ada. Bisa melalui kamera, gate, sistem pembaca signal.
  3. Network atau jekaring elektronik menjadi penghubung antara obyek sumber informasi dengan aplikasi dan aplikasi dengan back office dan juga sebaliknya.

Sistem teknologi informasi agar fungsional dilengkapi sistem visual berupa, peta, tabel grafik, diagram maupun gambar yang menjadi alat bantu untuk memprediksi, membuat antisipasi dan solusi secara cepat tepat akurat transparan dan mudah diakses.

KLIK : Jadilah Pelopor Bukan Ekor

Dengan demikian, teknologi informasi berhubungan dengan sistem peta atau pemetaan untuk mengemas dan mengolah atau menganalisa informasi menjadi data. Sistem pemetaan ini akan menjadi model yang mampu menunjukkan pola polanya sehingga data-data yang ada mampu berfungsi secara proaktif dalam memberikan pelayanan publik dan mencapai tujuan dalam mewujudkan dan memelihara keteraturan sosial yang terjamin keamanan dan rasa aman yang mampu mendukung produktifitas masyarakat sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup.

Sistem teknologi di era digital, selain pembaca signal maupun pergerakan mengandalkqn kamera. Kamerakamera yang tergolong dalam teknologi informasi adalah sistem yang dibangun untuk monitoring dan controling yang semuanya berkaitan dengan penangkapan obyek yang ditangkap kamera, diolah menjadi data dari kamera itu sendiri maupun dikirim ke back office yang bisa dimasukkan atau dielaborasi  dalam sistem peta dan bisa dianalisa dan dijadikan produk.

Produk analisa secara elektronik dapat berupa gambar, angka, dan sistem-sitem visual lainnya dapat menunjukkan, suatu trend yang menjadi kebutuhan, menjawab kapasitas, memberi informasi untuk prioritas, menangani masalah berkaitan dengan kecepatan, dan informasi maupun reaksi cepat pd saat emergency.[POB]

BEKASI TOP