Sidang Suap Meikarta, Rekaman Percakapan Kadis Damkar – Lippo Soal ‘CD’ Uang

Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin hadir sebagai saksi dalam sidang kasus OTT KPK suap perizinan proyek Meikarta di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, Senin 14 Januari 2018.[IST]

POSBEKASI.COM | BANDUNG – Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memutar rekaman percakapan dalam sidang lanjutan dugaan suap perizinan Meikarta di Pengadilan Tipikor, Bandung, Senin (28/1).

Dalam sidang kali ini, JPU KPK, I Wayan Riana, memutar rekaman percakapan antara kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bekasi, Sahat Nahor dengan perwakilan Lippo Group, Henry Jasmen Sihotang (terdakwa). Dalam percakapan tersebut ada kode ‘CD’ yang diartikan sebagai uang suap.

Setelah memperdengarkan rekaman tersebut, jaksa KPK langsung mencecar saksi Sahat dengan pertanyaan yang dimaksud CD itu apa. Mendapat pertanyaan jaksa, saksi tak menjawab secara langsung. “Saya tidak tahu. Saya tahunya Pak Asep lapor ke saya tahap dua jatuh tempo karena sudah bolak-balik tapi belum cair,” kata saksi menjawab pertanyaan jaksa. Namun jaksa tak puas denganjawaban tersebut dan kembali bertanya. ‘’CD itu uang?’’. Dan Sahat pun menjawab‘’Itu pemahaman uang,’’ujar dia.

Setelah mencecar Asep, Jaksa kemudian beralih ke saksi Asep Buchori (Kepala Kepala Bidang Penyuluhan dan Pencegahan pada Dinas Damkar Pemkab Bekasi) yang ada di samping Sahat. Asep yang merupakan bawahan Sahat mengaku tidak tahu kalau istilah CD itu adalah uang. Ia baru mengetahuinya setelah menerima bungkusan dari Hendry Jansen yang berisiuang Rp 300 juta.

KLIK : Sidang Suap Meikarta, Sekda Jabar Akui Pertemuan di Tol Purbaleunyi Tapi Bantah Terima Rp1 M

“Saya baru tahu ternyata bungkusan itu uang, saya kaget.Tidak saya hitung. Uang langsung saya serahkan ke Sahat,”kata dia.

Uang itu kemudian dibagi menjadi dua. Sahat menerima bagian Rp 180 juta sedangkan Asep Rp 120 juta. Pemberian uang Rp 300 juta terkait surat rekomendasi pemasangan alat proteksi pemadam kebakaran untuk 53 tower di proyek Meikarta. Total uang yang akan diberikan ke Dinas Damkar Kabupaten Bekasi sebesar Rp 1 miliar.

KLIK : Sidang Meikarta, Neneng: Ada Aliran Dana ke Anggota DPRD untuk Muluskan Izin Meikarta

Berikut ini percakapan antara Sahat dan Henry:

Henry: Gini, aku gimana ya ngirim CD?

Sahat: Kopi darat sajalah

Henry: Tapi aku mau berangkat ke Jawa

Sahat: Nanti aku telepon

Henry: Gini aja, nanti ketemu di kilometer 19 saja

Sahat: Jam berapa kira-kira?

Henry: Kita jam 12 berangkat.[]

 

Sumber: Republika

Pin It

Comments are closed.