Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Jawa Barat 2019-2023

R.Yunandar Eka Perwira.[IST]

POSBEKASI.COM | BANDUNG – Lapangan usaha perdagangan merupakan penyumbang kedua terbesar perekonomian Jawa Barat yaitu, sekitar 15% dari PDRB dan sekaligus penyerap terbesar tenaga kerja di Jawa Barat dengan kontribusi lebih dari 25%.

Pada saat ini sektor perdagangan masih harus terus dipacu laju pertumbuhannya, karena mengalami perlambatan bila dibandingkan lima tahun yang lalu dan karena sektor perdagangan seharusnya menjadi tumpuan utama sektor-sektor lain, karena menjadi etalase terdepan penjualan produk-produk Jawa Barat.

KLIK : DPRD Jabar Gelar Masa Sidang Perdana Tahun 2019

Untuk itu perlu di lakukan langkah-langkah kebijakan strategis dalam mempercepat pertumbuhan sektor perdagangan, yaitu melalui:

*Pembangunan kawasan-kawasan khusus perdagangan komoditi Jawa Barat, sekaligus menjadikan Jabar sebagai pusat gravitasi bisnis produk-produk yang menjadi keunggulan Jawa Barat.

*Membranding produk-produk Jawa Barat sebagai produk yang berkualitas dengan keunggulan karena kreatifitas, inovasi dan ramah lingkungan, khususnya produk ekonomi kreatif.

KLIK : DPRD Jabar Berharap Pemprov Tingkatkan Potensi Laut 11 Daerah Pesisir

*Meningkatkan promosi dan daya saing pariwisata Jawa Barat sebagai pasar utama penjualan produk rakyat.

*Meningkatkan ekspor produk Jawa Barat melalui program kebijakan yang pro pasar dan standarisasi internasional.

*Membangun infrastruktur dan sistem logistik yang dapat meningkatkan efesiensi produksi dan distribusi produk Jawa Barat.[]

[R.Yunandar Eka Perwira-Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jabar-Dapil Kota Bandung-Cimahi]

Pin It

Comments are closed.