DPRD Jabar Berharap Pemprov Tingkatkan Potensi Laut 11 Daerah Pesisir

Yunandar Eka Perwira saat menghadiri Deklarasi Pilpres Dan Pileg 2019 dan Ulin Bareng Komunitas Trail di Mapolda Jabar, Ahad 9 Desember 2018.[DOK.DPRD Jabar]

POSBEKASI.COM | BANDUNG – DPRD Provinsi Jawa Barat berharap Pemerintah Provinsi Jabar memaksimalkan potensi laut khsuusnya di 11 daerah kabupaten/kota.

27 kabupaten/kota di Jabar, 11 daerah merupakan  pesisir dengan panjang pantai 842,66 km dapat ditingkatkan potensi laut dengan kewenangan atas pengelolaan sumber daya alam setempat.

“Dari 27 kabupaten/kota di Jabbar, 11 kabupaten/kota pesisir dengan panjang pantai 842,66 km, luas laut 18.727,28 km persegi. Sejauh 12 mil dari luas laut yang dimiliki itu hampir setengah dari luas daratan. Tapi sejak dulu, belum ada berbicara pemanfaatan laut, termasuk di era Gubernur Jabar, Pak Aher,” kata Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapeperda) DPRD Jabar, R.Yunandar Eka Perwira, di Bandung, Ahad 30 Desember 2018.

Dikatakannya, pengelolaan laut itu pada wilayah teritorial 12 mil yang berada di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 573 Samudra Indonesia dan WPP 712 Laut Jawa.

KLIK : DPRD Jabar Doakan Korban Tsunami Selat Sunda

“Sampai kini, bicara jangka panjang Jabar menjadi provinsi termaju di Indonesia. Salah satu potensi terbesar di Jabar sekarang adalah laut,” kata Yunandar.

Menurut Yunandar, kewenangan pengelolaan laut di wilayah teritorial 12 mil ini tidak hanya berbicara tentang perikanan, namun juga ada potensi energi terbarukan, garam, sektor pariwisata hingga perhubungan.

“Termasuk menjadikan lautan ini menjadi daratan yang baru. Sebagai contoh, di Belanda, mereka sudah bisa berternak sapi di atas laut. Artinya, potensi itu harus mulai dieksplorasi dari sekarang dalam bentuk riset, pilot project, dan lain-lain,” terang Yunandar.

Lebih lanjut Yunandar menyatakan, diperlukan dukungan dari berbagai pihak seperti sumber daya manusia, anggaran, teknologi atau ilmu pengetahuan hingga penelitian.

“Kalau kita mau investasi dari sekarang, kita punya SDM yang kuat. Tinggal bagaimana laut ini kita ubah paradigmanya yakni sebagai daratan baru, sehingga orang tidak sungkan punya bisnis di atas laut,” ungkapnya.

Dikatakannya, saat ini sudah banyak negara maju berhasil memaksimalkan potensi laut seperti Arab Saudi yang memanfaatkan air minum dari lautan.

“Sementara kita, seperti musim kemarau kekeringan dan ketika musim hujan banjir. Itu menurut saya tidak pernah selesai. Kenapa tidak mulai lihat potensi laut ini oleh pemerintah. Pemerintah provinsi itu tidak punya wilayah karena sudah kapling kabupaten/kota yang di daratan, kecuali lautan,” ujarnya.[REL/POB]

Pin It