
Sebelumnya, kedatangan empat jenazah disambut isak tangis keluarga disalatkan di Masjid Hidayatul Muttaqien, tidak jauh dari lokasi pemakaman.
Empat warga Kota Bekasi ini merupakan kader Partai Golakar Kelurahan Pejuang, Medan Satria, Nurhasan,32 tahun, Sulaeman,38 tahun, M.Soleh,40 tahun, dan H.Masnadi,42 tahun. Keempatnya meninggal saat tsunami menerjang Pantai Tanjung Lesung, Banten, tempat keempatnya bersama kerabatnya untuk berlibur.
Turut menshalatkan Walikota Bekasi Rahmat Effendi yang merupakan Ketua DPD Golkar Kota Bekasi, Camat Medan Satria Mohammad Taufik, para jajaran DPD dan anggota Golkar Kota Bekasi.
KLIK : Korban Tsunami Selat Sunda 373 Orang Meninggal Diprakirakan Masih Bertambah
Sebagaimana diketauhi, keempat warga Kota Bekasi menjadi korban terjangan gelombang tsunami Selat Sunda pada Sabtu 22 Desember 2018 malam. Jumlah total korban meninggal dunia hingga Senin 24 Desember 2018 petang sudah mencapai 373 orang.
Diprakirakan masih bertambah dengan belum diketemukannya 128 orang yang hingga kini dalam pencarian Tim SAR gabungan.
“Data bencana tsunami yang menerjang pantai di Selat Sunda sampai Senin 24 Desember 2018, pukul 17.00 WIB, tercatat 373 orang meninggal dunia, 1.459 orang luka-luka, 128 orang hilang, dan 5.665 orang mengungsi,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho pada keterangan pers update korban tsunami, Senin 24 Desember 2018.[ISH/POSB]

