
Kehadiran Sandi pagi itu langsung disambut sejumlah anggota komunitas sepeda onthel yang berkumpul di Dukuh Krajan, Desa Bedingin, Sambit. Sandi pun meminta komunitas onthel untuk menemaninya mengelilingi desa dengan penuh semangat jadilah Sandi bersama komunitas onthel berkeliling sejauh 3 kilometer.
Tak pelak, Sandi yang fokus soal ekonomi kerakyatan memantau lebih dekat geliat ekonomi masyarakat sekitar. Selain bertani, masyarat sekitar juga bekerja sebagai pengrajin genteng tradisional dan hamparan sawah dan pabrik genteng tradisional.
KLIK : Prabowo – Sandi Dijadwalkan Ngopi Bareng di Sinjai
Tiba di Dukuh Krajan, mantan Wakil Gubernur DKI ini langsung disambut dengan kesenian Reog Ponorogo dan antusiasme ratusan warga.
Seperti biasa, Sandi pun mendapat curhatan masyarakat seputar persoalan pertanian, guru honorer, usaha pembuatan genteng, hingga pengembangan kesenian Reog.
Sunarto, salah seorang warga menyampaikan keluhannya terkait susahnya cari pekerjaan. “Kerjaan makin sulit pak. Harus ada pemimpin yang berpihak kepada rakyat dan menggerakkan ekonomi rakyat. Padahal katanya lagi membangun infrastruktur. Tapi kok rakyatnya susah,” curhat Sunarto.
KLIK : Sandi: Alhamdulillah Semakin Terkenal, Terima Kasih Kawan-kawan Media
Tak ingin melihat kesusahan warga, Sandi menjawab, infrastruktur memang penting tapi harus punya manfaat besar untuk rakyat.
Lebih lanjut Sandi berjanji bila dirinya bersama Prabowo Subianto trepilih pada Pipres 2019 mendatang akan menghentikan utang negara.
“Perut rakyat nomor satu, kalau presiden nomor dua. Infrastruktur juga penting. Buat apa membangun infrastruktur namun utang terus menumpuk? Jika terpilih, Insyaallah kami akan stop utang dan menggerakkan ekonomi rakyat,” ucap Sandi dalam lawatan hari keempatnya berkeliling di Jawa Timur, yang dimulai dari Malang, Blitar, Ponorogo, Ngawi, dan Magetan.[REL/POB]

