Kepemimpinan Asyik Selaras Dengan Harmoni Budaya Luhur Jabar

Wakil Ketua DPD Gerindra Jabar, H.Syahrir.[IST]

BANDUNG, POSBEKASI.COM –  Jawa Barat kental dengan budaya Sunda sangat menjunjung tinggi sopan santun merupakan modal utama membangun masyarakat yang bergotong royong. toleran dan harmoni selaras nilai budaya Jawa Barat yang luhur.

Pada umumnya karakter masyarakat Jabar yang periang, ramah-tamah (soméah, seperti dalam falsafah someah hade ka semah), murah senyum, lemah-lembut, dan sangat menghormati orang tua juga dikenal sebagai masyarakat yang lembut dan religius.

“Inilah modal utama membangun Jabar dari pasangan calon Sudrajat-Syaikhu, dari masyarakatnya dalam pameo silih asih, silih asah dan silih asuh, saling mengasihi (mengutamakan sifat asih) selaras dengan nilai budaya luhur orang Sunda yang memiliki toleran dan harmoni dengan sifat gotong royong,” kata Tim Sukses Pemenangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jabar Mayjen TNI (Purn) Sudrajat – Ahmad Syaikhu (Asyik), H.Syahrir,SE, dalam keterangan tertulisnya yang diterima posbekasi.com, Senin 28 Mei 2018.

KLIK : Ramadhan Asyik, Perjuangan Harus Jadikan Jabar Asyik Lebih Baik

Dikatakan Syahrir, saling memperbaiki diri (melalui pendidikan dan berbagi ilmu), dan saling melindungi (saling menjaga keselamatan) merupakan budaya tradisi orang Jabar ini menjadi perhatian paslon Gubernur Jabar nomor urut 3 itu.

“Semua nilai-nilai dan budaya itu mungkin sudah mulai pudar, pasangan Asyik  mengimpikan terlestarikan budaya ini menjadi kebanggaan masyarakat Jabar sampai 2023 mendatang,” kata Wakil Ketua DPD Gerindra Jabar.

Disampingi itu lanjut Ketua Komisi I DPRD Jabar ini, kettaqwaan masyarakat Jabar memiliki basis kekuatan pemahaman yang baik mengenai agamanya masing-masing serta senantiasa mengamalkan dengan konsisten dalam kehidupan kesehariannya.

KLIK : Piagam Al Azhar Diserahkan ke Paslon Asyik, Ini Kata Sudrajat

“Kekuatan religius yang mengakar pada masyarakat Jabar akan menjadi energi positif bagi Asyik dalam kepemimpinannya memunculkan integritas bebas korupsi, kolusi dan nepotisme, dengan memiliki etos kerja yang tinggi,” terangnya.

Dengan pemahaman yang baik pada agama yang dikalangan masyarakat Jabar, kekuatan religius masyarakat akan dibarengi dengan semangat penuh toleransi, saling menolong, empati serta gotong royong yang membuat kekuatan sosial di masyarakat menjadi sangat solid dan penuh kesejukan.

“Kekuatan religius ini akan tumbuh secara baik dimulai dari pribadi, keluarga dan masyarakat dimana keluarga akan menjadi benteng terkecil yang akan melahirkan pribadi-pribadi yang berkarakter kuat dan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa,” pungkas anggota DPRD Jabar daerah pemilihan Kabupaten Bekasi.[YAN/POB1]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published.