Posbekasi.com

Komplotan Pencuri Modus PRT di Kemang Pratama Diringkus Polisi

Dua pelaku modus pura-pura menjadi PRT yang diringkus Jatanras Polrestro Bekasi Kota.[IST]
POSBEKASI.COM, BEKASI – Komplotan pencuri modus berpura-pura menjadi pembantu rumah tangga (PRT) berhasil diringkus Polres Metro Bekasi Kota setelah melalui serangkaian penyidikan yang cukup panjang karena licinnya modus yang dilakukan pelaku yang akan beraksi kembali menjadi PRT di kawasan Jakarta Selatan.

Komplotan tersebut terdiri dari tiga orang, dua diantaranya berhasil diringkus adalah, Sulastri alias Mika alias Mika Susanti alias Yayuk binti Bajuri, Kelahiran Batang 11 Nopember 1978, warga Kampung Pasusukan, RT03/03, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Kemudian pelaku yang berada di luar mengatur modus tersebut hingga berjalan mulus adalah, Martono alias Tono, kelahiran Cirebon, 3 Juli 1972, warga Blok Rayom, RT02/04, Desa Babakan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

“Sementara seorang pelaku lainnya Kusuma tengah kita buru,” kata Kasat Reskrim Polrestro Bekasi Kota AKBP Dedi Supriadi,MH, kepada wartawan di Mapolres Bekasi Kota, Selasa 24 Oktober 2017.

Dikatakannya, peristiwa yang dialami korban sesuai laporan Polisi nomor: LP/1030/K/VIII/2017/SPKT/Sek.Bektim, tanggal 25 Agustus 2017. Kemudian ditindaklanjuti oleh Kasubnit Jatanras Iptu Tamat Suryani,MH, yang langsung memimpin tim penangkapan dilapangan dibawah kendali Kanit Jatanras AKP Tribuana Seno.

“Ini modus pencurian dengan berpura-pura menjadi PRT, dimana korban yang memperkerjakan Mika di rumahnya di Perumahan  Kemang Pratama 1, Jalan  Pratama 2, Blok R14m RT04/21, Bojong Rawa Lumbu, Bekasi Timur,” kata AKBP Dedi.

Korban Yusniarsih Sani melaporkan peristiswa pencurian oleh komplotan tersebut hingga menglami kerugian sejumlah perhiasan emas berupa kalung emas putih berikut bandulnya, kalung warna merah berikut bandulnya, satu jam tangan wanita merek Fosil, 2 dompet wanita, dan 1 unit sepeda motor Yamaha Xeon warna hijau Nolol B 3100 FPZ.

Sebelum menindaklanjuti pengejaran teradap pelaku, polisi telah meminta keterangan korban dan saksi Bambang Huryono (supir korban), dan Saefudin als Udin (pemilik motor yang dipakai pelaku).[GHA/HSB]

BEKASI TOP