Bekasi Online

Pejabat PDAM Karawang Polisikan Pemalsuan Proyek Fiktif

PDAM Tirta Tarum Karawang.[DOK]
POSBEKASI.COM, KARAWANG – Pejabat Pembuat Komitmen PDAM Tirta Tarum Karawang, Jumali, melaporkan pemaalsuan tandatangannya dalam surat perintah kerja (SPK) proyek fiktif ke Polres Karawang.

“Saya tidak merasa pernah menandatangani SPK itu digunakan untuk meminjam uang oleh CV SMS dari Bank Kalsel,” kata Jumali usai melaporkan pemalsuan tandatangannya ke Polres Karang, Rabu 17 Mei 2017.

Menurutnya, tandatangannya yang dipalasukan dalam SPK proyek fiktif untuk pencairan pinjaman CV Savira Multi Sarana (SMS) pada Bank Kalimantan Selatan.

Tiga proyek fiktif yang salahsatunya mengatasnamakan dirinya sebagai PPK PDAM Tirta Tarum dengan nilai kontrak Rp1.474.440.000.

“Sayaa hanya melaporkana satu proyek fiktif itu sedngkan yang dua lagi bukan atas =nama saya,” katanya.

Dalam laporannya polisi dengan nomor STTL/784/V/2017/JABAR/RES KRW, Jumali berharap polisi segera mengusut pemalsuan yng terjadi pada 29 Desember 2016.

“Saat itu saya didatangi pihak Bank Kalsel yang membawa SPK pengadaan pipa PDAM dan dalam SPK yang tercantum nama saya selaku PPK yang menandatangi SPK tersebut. Seketika itu saya kaget karena saya tidak pernah menandatangani, apalagi proyek tersebut tidak ada,” ujarnya.[MET]

BEKASI TOP