Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Syahrir, SE, M.I.Pol. Posbekasi.com / Dokumentasi.
BANDUNG, POSBEKASI.com – Aktivitas di Bandara udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati diprediksi meningkat drastis, mulai 22 April 2026, dijadwalkan melayani pemberangkatan 40 kloter haji dengan total sekitar 17.700 jamaah asal Jabar yang akan membuat suasana bandara sibuk hingga akhir Juni mendatang.
“Pemberangkatan 40 kloter haji tahun ini harus menjadi titik balik untuk menghidupkan kembali BIJB Kertajati secara berkelanjutan, bukan sekadar keramaian sesaat,” kata Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Syahrir, SE, M.I.Pol, dalam keterangannya, Jumat (10/4/2026).
Setelah momentum haji usai, Syahrir berharap BIJB Kertajati tidak kembali sepi. Syahrir mendorong pengelola yang telah mengantongi sejumlah MoU dari hasil travel fair untuk rencana penerbangan umroh, guna memastikan keberlanjutan arus penumpang di terminal yang selama ini masih tampak lengang.
“Kita ingin memastikan bahwa setelah musim haji, aktivitas umroh langsung menyambung. Kerja sama yang sudah ada dalam bentuk MoU harus segera direalisasikan agar denyut nadi bandara tetap terjaga,” kata H. Syahrir.
Di tengah minimnya penerbangan domestik, rute internasional Kertajati–Singapura yang dilayani maskapai Scoot justru menunjukkan performa gemilang. Dengan jadwal dua kali seminggu, tingkat keterisian penumpang di rute ini secara konsisten mampu mencapai angka sekitar 80 persen.
“Keberhasilan rute Singapura dengan okupansi 80 persen ini adalah bukti bahwa Kertajati memiliki daya tarik internasional. Ini modal bagus untuk menarik maskapai lain membuka rute domestik maupun internasional baru,” lanjut legislator dari Fraksi Gerindra ini..
Kondisi ini diharapkan segera mengubah suasana di BIJB Kertajati yang hingga awal April ini terpantau masih sangat sepi. Area parkir yang menganga dan ruang tunggu yang sunyi dari langkah kaki penumpang membawa koper diharapkan segera berganti dengan hiruk-pikuk aktivitas perjalanan.
“Pemandangan sepi yang sudah terjadi bertahun-tahun ini harus kita akhiri. Momentum akhir April ini adalah saat yang tepat bagi seluruh *stakeholder* untuk membuktikan kesiapan Kertajati,” tegas legislator dari daerah pemilihan Jawa Barat IX ini.
Dengan pemberangkatan perdana pada 22 April, BIJB Kertajati kembali mendapatkan kepercayaan besar untuk melayani belasan ribu calon jamaah haji. Geliat ini diharapkan tidak hanya menghangatkan landasan pacu dengan aktivitas pesawat, tetapi juga menghidupkan ekosistem ekonomi di sekitar bandara.
“Harapan kita bersama, kesuksesan pelayanan haji tahun ini akan meningkatkan kepercayaan publik dan maskapai secara permanen terhadap BIJB Kertajati,” pungkas H. Syahrir. [amh]

