Bekasi Online

Empat Remaja Terjaring OKJ Polsek Tambun di Jatimulya

Empat remaja yang terjaring OKJ Polsek Tambun membawa senjata tajam berupa pedang.[IST]
Empat remaja yang terjaring OKJ Polsek Tambun membawa senjata tajam berupa pedang.[IST]
POSBEKASI.COM, TAMBUN – Polsek Tambun, Polres Metro Bekasi, menggiring empat remaja yang diduga hendak melakukan tawuran dan membawa sejumlah senjata tajam (sajam), pada Senin 8 Mei 2017, sekitar pukul 22:30.

Keempat remaja yang terjaring Operasi Kilat Jaya (OKJ) tersebut adalah, AZ,16 tahun, By,14 tahun, AR,17 tahun, dan Rs,15 tahun, langsung dibawa ke Mapolsek Tambun.

“Keempat remaja itu diduga akan melakukan tawuran ditangkap saat petugas menggelar OKJ,” kata Kompol Bobby KusumawardhanaSH.SIK.MSI, Selasa 9 Mei 2017.

Menurutnya, keempat remaja yang masih berusi sekolah itu ditangkap oleh petugas yang melakukan OKJ dengan cara berpatroli menggunakan kenderaan preman agar tidak diketauhi ketika menyisir wilayah-wilayah rawana kejahatan dan tawuran.

“Keempat remaja itu ditangkap saat nongkrong di pinggir jalan Jembatan , Desa Jatimulya Tambun, salah satu remaja diantara 4 orang itu mengakui akan tawuran dan tertangkap tangan,” katanya.

Remaja warga Desa Setia Mekar itu mengaku hendak tawuran usai nonton musik Rege di Bekasi Trade Center (BTC) Kota Bekasi, kemudian nongkrong di Jembatan 1.

“Wilayah itu sering dijadikan tawuran saat Sabtu malam maupun hari libur. Untuk itu kita selalu siagakan anggota melakukan pengawasan dan pengamanan baik secara terbuka maupun tertutup,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakannya, yang memerintahkan Binmas Desa Jatimulya Aiptu Shohib untuk melakukan kunjungan warga guna mesosialisasikan pencegahan tawuran.

“Namun sepertinya masih belum diindahkan oleh remaja-remaja itu. Karenanya, bagi mereka yang terjaring akan kita proses sesuai dengan hukum yang berlaku dan kita kenakan pasal UUDAR No 12/1951 dengan ancaman 5 tahun,” kata Kompol Bobby.[YAN]

BEKASI TOP