![Kapolsek Setu AKP Agus Rohmat saat mengawasi latihan bela diri anggotanya di halaman Mapolsek Setu, Kamis 2 Januari 2017.[OJI]](https://posbekasi.com/wp-content/uploads/2017/02/bela-diri3.jpg)
“Latihan bela diri ini untuk situasi yang memerlukan ketangkasan dalam menghadapi pelaku tindak kejahatan,” kata Iptu Yamin, Kamis 2 Januari 2017.
Menurutnya, polisi dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya memerlukan ketangkasan bela diri, karena situasi dilapangan yang tidak hanya untuk membela dirinya tetapi juga dalam menyelamatkan masyarakat dari serangan pelaku tindak kejahatan.
“Kejahatan tidak mengenal tempat dan waktu, jadi anggota harus memiliki kemampuan bela diri agar bisa melumpuhkan penjahat bila berhadapan. Baik saat penjahat menyerang petugas itu sendiri maupun untuk menyelamatkan warga yang dalam bahaya,” terangnya.
![Waka Polsek Iptu H Yamin (kiri) melatih PBB anggotanya di halaman Mapolsek Setu, Kamis 2 Januari 2017.[OJI]](https://posbekasi.com/wp-content/uploads/2017/02/baris2.jpg)
Dalam latihan bela diri yang diikuti 20 anggota berlangsung di halaman Mapolsek Setu, diawasi langsung Kapolsek Setu AKP Agus Rohmat,SH. Dengan pelatih teknik bela diri oleh Bripka Nursalim. Teknik bela diri untuk melumpuhkan pelaku kejahtaan yang menyerang anggota maupun masyarakat serta teknik membawa tahanan.
Selain itu, juga dilakukan latihan PBB untuk melatih pelajar di sekolah-sekolah. “PBB juga penting, kita sering diminta untuk melatih PBB di sekolah-sekolah. Dengan itu semua anggota sudah bisa melatih para pelajar,” ujarnya.[OJI]

