Bekasi Online

Tak Dibelikan Motor, Pelajar Ini Gantung Diri

Ilustrasi
Ilustrasi

POSBEKASI.COM – MBD, 17 tahun, pelajar salah satu SMA di Bekasi, nekat gantung diri di kediamannya Jalan Margahayu 3, Kelurahan Margahayu. Bekasi Timur, pada Rabu (29/6/2016) malam.

Ayah korban, Saluri, 41 tahun, mengatakan, anaknya melakukan gantung diri karena permintaan dibelikan sepeda motor tak kunjung terlaksana.

Kasubbag Humas Polresta Bekasi Kota, Iptu Evi Fatna, pihaknya menerima laporan korban gantung diri pada pukul 20.30 WIB, semalam. Setelah menerima laporan tersebut kemudian anggota meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Margahayu III Nomor 3, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat.

“Korban ditemukan pertama kali oleh orangtuanya dengan kondisi telah menggantung. Tubuh korban ditemukan di kamar lantai dua,” ujar Iptu Evi Fatna, Kamis (30/6/2016).

Iptu Evi menjelaskan, awalnya Saluri, yang kesehariannya sebagai pedagang di Pasar Baru-Bekasi Timur, baru pulang berjualan dan hendak menemui korban. Tepat di lantai dua, lampu kamar korban dalam keadaan menyala dan melihat korban telah mengantung di kayu atap rumah.

“Leher korban terjerat tali tambang plastik warna kuning tersambung dengan tali tambang benang tebal yang diikat di atap rumah,” katanya.

Saluri kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk menurunkan anaknya. Setelah diperiksa korban sudah tidak bergerak namun suhu badan masih hangat.

“Sebelumnya, korban meminta untuk dibelikan sepeda motor namun belum terlaksana oleh ayah korban,” katanya.

Pihak keluarga menolak dilakukaan visum terhadap putranya ini dan telah membuat pernyataan yang disaksikan Ketua RT dan RW setempat.[IDH/BES]

BEKASI TOP