Bekasi Online

Penadah Ponsel Curian Dibekuk

Ilustrasi
Ilustrasi

POSBEKASI.COM – Kepolisian Sektor Medansatria, Polresta Bekasi Kota, membekuk seorang penadah telepon seluler atau ponsel hasil curian saat sedang memperdagangkan barangnya di Jalan Raya Kaliabang Bungur.

“Pelaku bernama Arief Hermawan (25) kita tangkap di depan SPBU Bungur, Jalan Raya Kaliabang Bungur, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi, Sabtu (20/4/2016) malam,” kata Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota Iptu Puji Astuti di Bekasi, kemaren.

Menurut dia, Arief membuka lapak di lokasi tersebut dengan memajang sejumlah ponsel bekas yang merupakan barang hasil curian dari sejumlah korban.

“Beberapa buah ponsel berlogo ‘second’ dihamparkan oleh pelaku pada sebuah alas kain. Banyak juga warga yang melintas tertarik dengan cara berjualan seperti itu,” katanya.

Dikatakan, pelaku berhasil mendatangkan sejumlah pembeli ke lapaknya karena harga ponsel yang dijual lebih murah dari harga pasaran saat ini.

“Harga yang dipatok memang relatif murah yakni Rp200 ribu untuk HP jenis Asus dan Rp500 ribu untuk HP jenis Samsung Galaxy J1,” katanya.

Puji mengatakan, penangkapan terhadap Arief dilakukan pihaknya berdasarkan laporan warga yang merasa curiga dengan harga ponsel yang di bawah rata-rata pasar.

Berbekal laporan seorang warga, tim buru sergap (Buser) Polsek Medansatria bergegas meluncur ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.

Seorang anggota pun menyamar menjadi pembeli barang dagangan Arief. Saat penyidik berpura-pura menanyakan asal mula barang tersebut awalnya pelaku mengelak bahwa barang dagangannya adalah curian. Namun, lama-lama gelagat pelaku mencurigakan.

“Lama-lama ketahuan pelaku pun ketakutan,” ujarnya.

Selain Arief, kata Puji, pelaku juga kerap menjajakan barang curian tersebut bersama rekan kerjanya, Wandi.

“Namun saat hendak ditangkap, Wandi kabur. Masih kami kejar rekannya tersebut,” katanya.

Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa tiga unit HP merek ASUS type Forpad 7 dan sebuah kardus HP merek Samsung Galaxy J1 ACE.

“Kepada polisi, pelaku mengaku sudah beraksi tiga kali di wilayah Bekasi,” katanya.[ANT/IDH]

BEKASI TOP