
“Kita meningkatkan eskalasi pengamanan di wilayah hukum Polsek Setu sebagaimana diperintahkan Kapolda Metro Jaya melalui Kapolrestro Bekasi untuk pengamanan baik menyambut perayaan Imlek maupun untuk mengantisiapsi gangguan kamtibmas,” kata AKP Wahid Key, Kamis 15 Februari 2018 malam tadi.
Tingkat kewaspadaan dan aksi kejahatan juga diantisipasi terhadap serangan yang dilakukan sekelompok atau perorongan terhadap anggota Polri.
Untuk itu Kapolsek Setu memerintahkan anggtanya saat melaksanakan tugas diharuskan menimal dua anggota dan mengenakan boddy System untuk menjaga Mako Setu.
“Karena aksi aksi teror dpat sewaktu-waktu melakukan tindak kejahatan. Untuk itu anggota tak boleh takut melawan kejahtan. Selain punya dasar hukum Undang-Undang No.2 Tahun 2003 Tentang Kepolidian RI untuk berperang melawan kejahatan,” kata Wahid Key.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga menyeampaikan atensi Pimpinan untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan Mako dan personil Polsek Setu hingga Polres Metro Bekasi.
“Tidak hanya saat anggota bertugas di lapangan tetapi juga meningkatkan pengamanan di Mako Setu agar tetap mewaspadai dan mengantisipasi serangan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” tegas Kapolsek.
Selanjutnya Perpolisian masyarakat perdayakan Babinkamtibmas lakukan sambang kampung dengan cara DDS ajak warga, tokoh masyarakat, tokoh agama ikut serta peran aktip jaga keamanan, tingkatkan kepedulian orang yang mengontrak atau sewa rumah, hal ini terus menerus didata orang-orang pendatang yang diharapkan Ketua RT/RW berperan aktif dalam mendata pendatang baru.
Untuk itu Bhabinkamtibmas tetap melaksanakan kegiatan sambang desa dengan memperhatikan situasi Kamtibmas, ajak pengurus RT/RW dan Kades setempat untuk sama-sama menjaga ketertiban.
Kegiatanan Unit Sabhara melakukan operasi dan jaga Mako Setu ditingkatkan mulai sore maupun malam hari dengan boddy system kemudian Unit patroli baik siang maupun malam hari untuk memberikan situasi kondusif di lingkungan masyarakat.[MIN/PB]

