
POSBEKASI.COM – Calon Walikota Bekasi Nur Supriyanto programkan pembangunan infrastruktur yang berkeseimbangan dengan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai jembatan pencapaian Pemerintah Kota Bekasi untuk masyarakat yang berkedilan dan sejahtera dengan terciptanya Kota Bekasi yang lebih maju.
Nur Supriyanto yang diusung PKS dan Gerindra berpasangan dengan Adhy Firdaus Saady pada Pilkada Kota Bekasi 2018 ini, pembangunan infrastruktur tidak semata-mata mempercantik Kota Bekasi tetapi lebih daripada memajukan kesejahteraan masyarakatnya.
“Harus ada balance, antara pembangunan infrastruktur yang dibiayai dengan uang rakyat harus dibarengi dengan mendongkrak kesejahteraan masyarakat. Sehingga setiap anggaran pembangunan infrastruktur benar-benar dapat dirasakan masyarakat tanpa pilih kasih, baik suku, agama, maupun golongan,” tutur Nur Supriyanto saat berbincang-bincang dengan Posbekasi.com, Ahad 21 Januari 2018.
Kesimbangan dalam pembangunan merupakan tujuan khusus yang sinkron dengan kemajuan kota secara keseluruhan.
“Masih banyak sudut-sudut kota dan wilayah perbatasan baik dengan Kabupaten Bekasi, Jakarta Timur, maupun Kabpaten Bogor yang memerlukan penangan secara profesional. Kota Bekasi harus lebih maju dari hari ini. Kami prioritaskan pembangunan berkeadilan untuk mensejahterakan masyarakat,” kata politisi Partai PKS ini.
Pembangunan Kota Bekasi saat ini tidak terlepas dari andil dan kerja nyatanya sebagai bentuk perhatian keseriusannya membangun Kota Patriot.
Seperti pelebaran jembatan layang yang menghubungkan Bekasi Timur dengan Jati Mulya diatas Tol Jakarta – Cikampek yang telah rampung dan resmi digunakan masyarkat pada Maret 2015 lalu.
“Awalnya pelebaran jalan itu tembus sampai ke daerah Cipendawa yang sudah kita anggarkan dari DPRD dan Pemprov Jabar namun masih mandek. Itu akan kita teruskan untuk kelancaran transportasi guna menunjang perekonomian masyarakat,” terangnya.[POS1]

