
BEKASI KOTA, POSBEKASI.com – Pemerintah Kota Bekasi sedang mematangkan rencana proyek strategis pembangunan gedung perpustakaan modern yang berlokasi di eks Gedung Dinas Kesehatan, tepat di depan Grand Mall Bekasi, ditargetkan rampung pada akhir tahun 2028 sebagai upaya menghadirkan pusat literasi yang inklusif dan berbasis transformasi digital.
“Kami ingin menghadirkan perpustakaan yang bukan hanya tempat membaca, tetapi juga menjadi pusat literasi, ruang diskusi, ruang kolaborasi, dan ruang yang mampu menginspirasi masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital,” ujar Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto dikutip dalam keterangan resminya, Senin (13/7/2026).
Dalam perencanaannya, perpustakaan ini akan mengadopsi konsep digital library yang dilengkapi dengan koleksi buku fisik maupun digital, videotron, serta area pendukung seperti ruang anak dan taman. Fasilitas ini didesain agar mampu berfungsi sebagai working space dan ruang kolaborasi yang nyaman bagi generasi muda maupun masyarakat umum.
“Perpustakaan ini dirancang agar menjadi ruang inklusif dengan akses bagi penyandang disabilitas, termasuk penyediaan jalur khusus, lift, serta koleksi buku Braille,” tambah Tri.
Selain fasilitas modern, Pemerintah Kota Bekasi juga memastikan bahwa pembangunan gedung dilakukan dengan memperhatikan efisiensi energi melalui desain yang memaksimalkan pencahayaan alami. Saat ini, pihak pemerintah masih terus menyempurnakan perencanaan pembangunan dan membuka ruang bagi masukan masyarakat agar hasil akhirnya benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga.
“Kami berharap perpustakaan ini nantinya menjadi ikon baru Kota Bekasi sebagai pusat inovasi, literasi, dan simbol transformasi digital bagi seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya. [ish]

