Posbekasi.com

Lulusan SMA Hingga Dokter Merapat! Aplikasi ‘Nyari Gawe’ Jabar Tembus 500 Ribu Pelamar, Ini Rahasianya

Aplikasi Nyari Gawe.

BANDUNG, POSBEKASI.com – Aplikasi pencarian kerja milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat “Nyari Gawe”, mencatatkan lonjakan pengguna yang signifikan. Terhitung sejak diluncurkan pada Oktober 2025 hingga 10 April 2026, sebanyak 374.567 pencari kerja telah terdaftar dengan total aktivitas melamar mencapai 518.213 orang.

“Aplikasi Nyari Gawe semakin diandalkan masyarakat Jawa Barat dalam mencari kerja. Tren ini terlihat dari tingginya angka pendaftar dan pelamar hanya dalam waktu enam bulan sejak rilis,” ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat, I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka, dikutip dalam keterangan persnya, Kamis (16/4/2026).

Wiyati Oka menjelaskan persebaran pengguna aplikasi ini tidak hanya didominasi warga lokal seperti dari Kabupaten Karawang, Subang, dan Kota Bandung, tetapi juga menarik minat pencari kerja dari luar wilayah Jawa Barat.

“Pencari kerja berasal dari berbagai wilayah di Jawa Barat, bahkan ada pula pencari kerja yang datang dari luar Jawa Barat untuk mencoba peruntungan melalui platform ini,” terangnya.

Menurutnya, efektivitas aplikasi ini mulai membuahkan hasil nyata bagi para pelamar. Data terbaru menunjukkan 493 orang telah resmi diterima bekerja, sementara 2.016 pelamar telah melewati tahap wawancara, dan 1.198 lainnya sedang dalam proses peninjauan oleh pihak perusahaan.

“Sejumlah lamaran kerja telah ditindaklanjuti secara konkret oleh perusahaan. Kami memantau ada ratusan yang sudah diterima dan ribuan lainnya sedang berproses di tahap wawancara,” tambahnya.

Saat ini, tercatat ada 71 perusahaan yang aktif menyediakan lowongan melalui Nyari Gawe. Tersedia beragam pilihan profesi bagi masyarakat, mulai dari tenaga teknis, administrasi, hingga tenaga kesehatan.

“Ada 337 judul lowongan kerja yang bisa dilamar, mulai dari chef, telemarketing, staf akunting, hingga dokter umum,” jelasnya.

Guna menjaga kenyamanan pengguna, Pemda Provinsi Jawa Barat juga berkomitmen memberikan layanan bantuan teknis.

Hingga kini, sebanyak 51 aduan masyarakat terkait kendala operasional aplikasi—seperti masalah log in, input data, hingga kode OTP—telah berhasil ditangani dan diselesaikan sepenuhnya.

“Pemerintah terus membantu agar proses melamar kerja berjalan lancar. Setiap aduan, baik kendala teknis akun maupun informasi lowongan, selalu kami selesaikan dengan cepat,” pungkasnya. [amh]

BEKASI TOP