Posbekasi.com

Sungai CBL Meluap Tanggul Citarum Jebol, Sepekan Ratusan Pengungsi Menanti Bantuan

Debit Sungai Citarum meningkat drastis menekan pertahanan tanggul hingga jebol dipicu intensitas curah hujan tinggi di Desa Pantai Bakti, Muaragembong, Kabupaten Bekasi, sejak satu pekan di Januari 2026. Posbekasi.com / Ist

POSBEKASI.COM | BEKASI KABUPATEN – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Bekasi sepekan terakhir benar-benar melumpuhkan sejumlah wilayah. Tak hanya merendam ribuan rumah, luapan air yang tak terbendung kini memaksa ratusan warga di Desa Srimukti dan Desa Sriamur, Tambun Utara, angkat kaki dari rumah mereka untuk mencari perlindungan di posko pengungsian.

Kondisi ini dipicu oleh Sungai Cikarang Bekasi Laut (CBL) yang meluap hebat akibat intensitas hujan tinggi sejak Sabtu lalu.

Melihat situasi yang kian genting, Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, langsung turun ke titik merah banjir pada Sabtu (24/1/2026). Ia mendatangi posko banjir di Desa Srimukti guna memastikan warga tidak terlantar.

“Kami ingin pastikan dapur umum mengepul, tempat pengungsian layak, dan tim medis siaga penuh. Keselamatan warga adalah prioritas nomor satu selama masa tanggap darurat ini,” tegas Asep di lokasi.

Situasi tak kalah mencekam terjadi di wilayah pesisir. Sebelumnya, pada Rabu (21/1/2026), Plt. Bupati juga memantau kondisi tanggul jebol di Desa Pantai Bakti, Muaragembong.

Debit Sungai Citarum yang meningkat drastis telah menekan pertahanan tanggul hingga berada di titik kritis. Asep Surya Atmaja mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa terdapat tempat titik tanggul kritis yang terancam jebol sewaktu-waktu dan bisa menenggelamkan lebih banyak permukiman jika tidak segera ditangani.

Sadar bahwa penanganan darurat saja tidak cukup, Pemkab Bekasi mulai memberikan tekanan pada pihak pusat. Asep mendorong Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk segera membangun tanggul beton permanen di titik-titik rawan Sungai Citarum.

“Masyarakat butuh rasa aman permanen, bukan sekadar solusi sementara. Kami akan dampingi terus sampai kondisi benar-benar stabil,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan BPBD dan perangkat daerah masih bersiaga di lokasi-lokasi rawan banjir untuk mengantisipasi adanya kiriman air susulan. [rik]

BEKASI TOP