
POSBEKASI.COM | KABUPATEN BEKASI – Bencana banjir besar melanda wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, setelah tanggul penahan air Kali Citarum jebol sepanjang 8 meter pada Selasa (20/1/2025). Insiden yang berlokasi di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong tersebut menyebabkan air meluap hebat dan menerjang pemukiman warga dengan dampak yang signifikan.
“Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat dampak signifikan dari jebolnya tanggul sepanjang 8 meter tersebut. Berdasarkan data terbaru, sedikitnya 553 Kepala Keluarga (KK) terdampak akibat air yang merangsek masuk ke rumah-rumah warga,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan tertulisnya diterima redaksi, Rabu malam (21/1/2026).
Dikatakannya, hingga Rabu pagi, meskipun genangan air masih belum surut, BPBD melaporkan belum ada warga yang memutuskan untuk mengungsi. Petugas gabungan saat ini terus bersiaga dan berkoordinasi dengan aparat desa setempat untuk memastikan keselamatan warga.
“Petugas terus berkoordinasi dengan aparat desa untuk melakukan pendataan dan distribusi logistik,” katanya.
Menanggapi ancaman banjir yang meluas, BNPB memberikan instruksi khusus terkait kesiapsiagaan warga.
“Kami mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada dan siap siaga untuk mengantisipasi bahaya hidrometeorologi. Masyarakat diharapkan menyiapkan tas siaga bencana sebagai langkah kesiapsiagaan dan senantiasa memantau pembaruan informasi dari sumber resmi,” tegas Abdul Muhari.
Ia juga menambahkan agar warga memperkuat ketahanan bangunan dan lingkungan sekitar.
“Untuk kesiapsiagaan angin kencang dan cuaca ekstrem, pangkas cabang pohon yang berpotensi tumbang, perkuat struktur bangunan rumah, dan ikuti instruksi pihak berwenang untuk evakuasi jika diperlukan,” tambahnya. [rik/yan]

