
“Mengingat rangkaian dan tahapan ibadah haji diperlukan kesiapsiagaan baik fisik dan mental, untuk itu semua senantiasa mematuhi segala aturan yang berlaku saat pelaksanaannya,” ujar Bey di Embarkasi Bekasi.
“Kita doakan bersama, para jemaah diberikan kelancaran dalam beribadah dan selamat sampai tujuan,” tambah Bey.
Pelepasan jamaah haji Embarkasi Bekasi dihadiri Penjabat Wali Kota Bekasi Gani Muhamad, yang berangkat dari Asrama Haji Bekasi terdiri dari 57 kloter dari 18 kabupaten/kota yakni, Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran.
Sementara, pelepasan jamaah haji di Embarkasi Kertajati, Bey juga memastikan tidak ada kendala apapun untuk pelayanan penerbangan haji dari Bandara Kertajati.
“Semuanya baik, untuk keberangkatan hari ini dari kertajati cukup baik, pelayanan dari betugas juga ramah dan baik,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Jendral Kementerian Agama Ali Ramdani berpesan kepada jemaah untuk menjaga kesehatan, apalagi saat ini estimasi posisi suhu di Arab Saudi 40 – 46 derajat celcius.
“Kita berharap jemaah dapat menata badannya, menjaga badan dan adil terhadap badannya sehingga saat puncak haji mereka dapat berada pada kondisi fit,” kata Ali.
Tema Haji tahun ini, Kemenag mencanangkan Haji Ramah Lansia dikarenakan mayoritas jemaah saat ini berada pada kategori lanjut usia.
“Kita berharap kita saling mendoakan terutama untuk para jemaah haji agar mendoakan bangsa Indonesia, negara kita senantiasa berada dalam keadaan harmonis, rukun dan sejahtera,” katanya.
Selain itu, para jamaah yang dijadwalkan terbang melalui BIJB Kertajati, rencananya akan dibagi dua sesi. Penerbangan dari 12-23 Mei 2024 para jemaah akan mendarat di Madinah. Sedangkan yang terbang dari 23 Mei-10 Juni, akan mendarat di Jeddah.[ish/amh]

