
POSBEKASI.com | BANTARGEBANG – Lebih 18 jam Tim Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bekasi berjibaku menjinakkan api yang membakar dahsyat pabrik pengolahan limbah PT Nucoca Bumi Indonesia, di Jalan Telkom, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang, tidak menimbulkan korban jiwa.
Namun naas, mobil damkar sektor Rawa Lumbu yang dikerahkan untuk memadamkan sijago merah saat menuju lokasi, di Jalan Caringin terjadi insiden kecelakaan menewaskan seorang warga dalam rekaman video yang beredar.
‘Aa, cepat orang meninggal ditabrak mobil pemadam,” suara terdengar dari video itu.
Hal ini membuat Plt. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan permohonan maaf sekaligus memberi santunan terhadap keluarga korban seraya mendoakan almarhum agar amal ibadahnya diterima Allah SWT.
“Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, atas insiden tersebut, tentulah musibah ini bukan keinginan kita, melainkan suratan takdir yang sudah digariskan Allah SWT, semoga almarhum diampuni dosa-dosanya diterima amal ibadahnya, dan semoga keluarga korban dapat diberikan ketabahan dalam menghadapi ujian ini,” kata Tri Adhianto.
Sebelumnya, Komandan Pleton 2 Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bekasi, Wardi Nuryadin, mengatakan proses pemadaman sejak terjadi kebakaran Sabtu 8 April 2023 dinihari 02:30, hingga Sabtu malam pukul 20.30 WIB masih berlangsung.
“Kita berusaha untuk padam malam ini, tapi memang belum bisa kami prediksi, tapi tetap kita usahakan,” kata Wardi
Menurutnya, 13 unit mobil damkar yang dikerahkan ada 11 unit mobil damkar Kota Bekasi dan 2 mobil bantuan dari DKI Jakarta yang bertugas mengambil stok air.
“Kondisi kebakaran pada saat ini karena memang yang terbakar itu biji plastik, jadi walaupun sudah terkena hujan deras sekalipun, ini belum padam sepenuhnya,” kata Wardi. [OJI/SFN]

