
Tidak saja pelajar SMK, SMA tapi juga ada pelajar SMP sampai remaja putus sekolah dari berbagai sekolah di Kota san Kabupaten Bekasi turut diamankan ke Mapolsek Medan Satria.
“Kita amankan untuk menjaga dan mengantisipasi tindakan anarkis, mereka langsung kita bawa ke Mapolsek dan kita data. Penanganan sesuai ramah anak dan meminta mereka membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi dengan melanggar hukum,” kata Kapolsek Medan Satria Kompol Agus Rohmat,SH, yang dihubungi Posbekasi.com, Sabtu (10/10/2020).
“Setelah menjalani pemeriksaan, dan membuat surat pernyataan mereka kita bawa ke Polres Metro Bekasi Kota untuk proses penanganan lebih lanjut,” tambah Kompol Agus
Sebelumnya, 65 remaja yang diduga perusuh ini diamankan petugas gabungan yang tengah melaksanakan pemantauan unjuk rasa buruh menuju Jakarta.
Terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan puluhan remaja sebagian besar pelajar itu bermaksud ke Jakarta dengan berjalan kaki, ada juga yang naik truk.
“Petugas langsung memberhentikan serta mengamankan mereka,” kata Kombes Yusri di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (10/10/2020).
Tak hanya disitu, datang lagi kelompok remaja dengan membawa batu dan kayu merusak dan mencoret coret Pos Pol Lantas Harapan Indah dan kendaraan milik anggota Polri.
“Akibat aksi itu, kerugian materi seperti kaca Pos Lantas Harapan Indah pecah dan merusak kendaraan mobil Avanza milik Iptu Yosri Panit Intel kaca depannya juga pecah,” ungkap Kombes Yusri.[COK/SFN]

