Dibangun Tahun 2011, Kini Kondisi Bendungan Irigasi Waru Memprihatinkan

Kunjungan kerja pimpinan dan anggota Komisi IV DPRD Jabar saat meninjau Bendungan Irigasi Waru dalam rangka monitoring kegiatan Tahun Anggaran 2020, Kamis (17/9/2020).[POSBEKASI.COM/IST]

POSBEKASI.COM | KARAWANG – Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat meminta Pemprov Jabar merenovasi Bendungan dan Irigasi Waru Karawang yang kondisinya semakin memprihatinkan.

“Bendungan Waru ini perlu direnovasi lantaran terdapat beton yang retak-retak,” kata anggota Komisi IV DPRD Jabar, Achdar Sudrajat saat melakukan kunjungan kerja Komisi IV DPRD Jabar ke Bendungan Waru di Kabupaten Karawang, Kamis (17/9/2020).

Padahal kata Achdar Bendungan Waru ini dibangun tahun 2011 tapi kondisinya memprihatinkan.

“Bendungan ini sangat berfungsi untuk masyarakat sekitar dan dapat mengairi lima ribu hektar sawah, sekarang baru terairi sekitar 2000 hektar. Berarti masih ada pekerjaan rumah Pemprov Jabar 3000 hektar persawahan yang perlu diairi,” ungkap Achdar.

Kunjungan kerja pimpinan dan anggota Komisi IV DPRD Jabar ke Kabupaten Karawang meninjau daerah Irigasi Waru dalam rangka monitoring kegiatan Tahun Anggaran 2020.

“Saya rasa sangat perlu sekali kami dari Komisi IV mendesak kepada Pemprov Jabar untuk segera merenovasi terutama dinding yang retak-retaknya itu jangan sampai suatu saat terjadi longsor,” ucap Achdar.

Achdar berharap setelah direnovasi dengan baik maka area penampungan air akan bertambah sehingga akan berdampak langsung terhadap sektor pertanian dan persawahan.

“Tentunya supaya masyarakat Kabupaten Karawang dapat bercocok tanam tiga kali dalam satu tahun bisa untuk padi bisa juga untuk palawija,” pungkasnya.[POB]

Pin It

Comments are closed.