SLB Kekurangan Guru Berkemampuan Mengajar Anak Berkebutuhan Khusus

Komisi V DPRD Jabar monitoring sekolah masa AKB di sekolah SMA, SMK dan SLB, wilayah Kabupaten Pangandaran, Kamis (17/9/2020).[POSBEKASI.COM/IST]

POSBEKASI.COM | PANGANDARAN – Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat bersama Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XIII Ciamis monitoring pelaksanaan pembelajaran pada era adaptasi kebiasaan baru (AKB) di sekolah SMA, SMK dan SLB, di wilayah Kabupaten Pangandaran.

“Kegiatan ini merupakan sharing antara wakil rakyat dengan kepala sekolah terkait penerapan adaptasi kebiasaan baru di lingkungan pendidikan,” kata anggota Komisi V, Johan Anwari dalam kunjungan Komisi V DPRD Jabar di SMKN 1 Pangandaran, Kamis (17/9/2020).

Pada kesempatan tersebut para perwakilan kepala sekolah dari SLB, SMA dan SMK di wilayah Pangandaran mengeluhkan operasional untuk melaksanakan adaptasi kebiasaan baru di wilayah pangandaran cukup besar dikarenakan jumlah rombongan belajar nya cukup banyak.

Selain itu untuk Sekolah Luar Biasa di wilayah pangandaran pihaknya mengeluhkan pula kurangnya guru yang memiliki kemampuan mengajar anak berkebutuhan khusus.[POB]

Pin It

Comments are closed.