Gubernur Waspadai Klaster Covid-19 Pilkada Jabar

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jabar, Ridwan Kamil.[POSBEKASI.COM/IST]

POSBEKASI.COM | BANDUNG – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat yang juga Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan sudah menyampaikan arahan tertulis kepada semua bakal pasangan calon kontestan di delapan daerah guna mencegah adanya klaster Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Jabar.

Ridwan mengakui arahan tertulis disampaikan khususnya kepada calon yang masuk daftar teguran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) karena melanggar protokol kesehatan saat pendaftaran ke KPU.

“Saya sudah mengirimkan teguran tertulis kepada calon di Jabar yang masuk daftar teguran dari Kemendagri karena melanggar protokol kesehatan, membawa arak-arakan pada saat pendaftaran,” ungkap Ridwan dalam rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Rabu (9/9/2020).

Ridwan berharap di Jabar tidak terjadi klaster Pilkada yang berawal dari kerumunan masa pendukung. Untuk itu Ridwan melarang dan akan menindak tegas bila ada pasangan calon yang menggelar konser pada saat kampanye.

“Jangan sampai terjadi klaster Pilkada, yaitu klaster yang datang dari kumpul kumpul, berkerumun, menggelar konser seolah-olah tidak ada Covid-19,” katanya.

Gugus Tugas Jabar juga akan mengawasi secara ketat dan menyiapkan strategi prosedur penerapan protokol kesehatan saat kampanye untuk dikoordinasikan bersama KPU setempat.

“Koordinasi dengan KPU akan kita tingkatkan. Mudah-mudahan KPU juga bisa tegas memberikan sanksi yang membuat efek jera. Saya ingin Pilkada di Jabar sukses secara pelaksanaan, administratif dan secara penanganan epidemiologi COVID-19,” tegasnya.

Pilkada serentak di Jabar rencananya akan digelar pada 9 Desember 2020 di delapan daerah, yaitu Kabupaten Bandung, Cianjur, Sukabumi, Karawang, Indramayu, Tasikmalaya, dan Pangandaran, serta Kota Depok.[REL/BYG]

Pin It

Comments are closed.