PSBB “Hancur” Warga Keluar Rumah, Macet Sepanjang Jalan Padurenan – Cimuning

Kemacetan dari pertigaan depan McDonal hingga jalan utama Perumahan Dukuh Zamrud yang dipenuhi pedagang dua sisi kanan kiri dipadati warga berbelanja pakaian lebaran. Foto diabadikan sebelum berbuka puasa Ramadhan terakhir, Sabtu (23/5/2020) petang. [POSBEKASI.COM/SFN]

POSBEKASI.COM | BEKASI –  Keramaian di Jalan Utama Perumahan Dukuh Zamrud akibat lapak dagang di sisi kanan kiri jalan dan warga berjubel keluar rumah untuk berbelanja mengakibatkan kemacetan hingga ke Jalan Raya Bantar Gebang – Setu di wilayah Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi sejak Sabtu (23/5/2020) sore hingga malam ini.

Keramaian dan kemacetan tidak saja terjadi pada hari ini, tetapi sejak Jumat (22/5/2020)  disebabkan jalan utama yang dipenuhi pedagang dan warga yang berbelanja pakaian dan kebutuhan menjelang sehari lebaran banyak yang tidak tidak mengindahkan aturan PSBB. Situasi malam ini semakin “hancur” akibat ramainya warga keluar rumah berkerumun untuk berbelanja.

“Sore tadi saya lewat sangat macet sekali,” kata Lurah Cimuning Nani Nariah lewat telepon seluler, Sabtu (23/5/2020) malam.

Dikatakannya, saat melintas di Jalan Raya Bantar Gebang – Setu kemacetan parah terjadi di pertigaan Dukuh Zamrud depan restoran saji cepat McDonal yang berseberangan dengan KFC.

“Saya lagi rapat Korkom untuk mengantisipasi keramaian dan kemacetan di wilayah Cimuning sambil berjaga jaga mengantisipasi penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Kemacetan parah sejak sore hari terjadi mulai dari depan Kantor Kelurahan Cimuning ke penempatan Cimuning, dari Gerbang Perumahan Bekasi Timur Regensi hingga pertiga McDonal depan Dukuh Zamrud sampai Kantor Kelurahan Padurenan.

KLIKGASWAT! PSBB di Mustikajaya “Bubar,” Keramaian Sampai Dinihari

Sebelumnya, diwartakan Posbekasi.com, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid III di Kota Bekasi dua hari terakhir Lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah sepertinya tidak berlaku di Mustikajaya. Hal ini terlihat dari suasana ramai tanpa mematuhi aturan PSBB dan anjuran menjaga kesehatan wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Ramainya dua sisi kiri kanan jalan utama di Perumahan Dukuh Zamrud, Kelurahan Padurenan, Kecamatan Mustikajaya, oleh pedagang menggelar dagangan itu sejak Jumat (22/5/2020) malam tidak lagi memberlakukan penutupan jala. Sebelumnya, penutupan jalan utama tersebut ditutup pada pukul 20:00 sejak 10 Mei 2020 kini tidak lagi berlaku.

Keramaian terlihat sejak pukul 16:00 hingga pukul 23:00 maaih banyak warga yang  berbelanja khususnya kebutuhan pakaian lebaran.

“Ngeri saya melihat jalan seperti ini, naik sepeda motor saja sulit menembus keramaian di jalan utama mulai dari pertiga KFC sampai bundaran patung kodok,” kata Resmen salah seorang warga Padurenan kepada Posbekasi.com, Sabtu (23/5/2020) petang.

Lain lagi, Sugianto warga Kelurahan Cimuning yang  bersebelahan dengan Dukuh Zamrud mengutarakan keramaian tersebut dapat menyebar wabah pandemi Covid-19. “Cimuning merupakan zona hijau,  ini sangat rentan tertular dengan keramaian di Dukuh Zamrud,”  ucapnya.

Sementara, salah seorang warga Dukuh Zamrud yang tak ingin disebutkan identitasnya menyatakan pasar tumpah di sepanjang jalan utama Dukuh Zamrud ini audah lebih 10 tahun beroperasi yang dikoordinir pihak tertentu dengan mengutip sewa pedagang yang berjualan di sepanjang jalan.

“Dengar dengar ada setoran termasuk setoran ke RT dan RW yang masuk wilayah lapak pedagang itu. Untuk kejelasannya bisa ditanyakan ke RT dan RW nya saja,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, seperti malam takbiran tahun tahun sebelumnya pedagang di jalan utama menggelar dagangannya sampai subuh.

“Ini perlu tindakan konkrit dari Kelurahan atau Kecamatan bahkan kami berharap Wali Kota bisa memantau malam ini agar melihat langsung keramaian. Sudah tidak ada lagi PSBB disitu, tidak ada social distancing, bahkan tidak sedikit warga maupun pedagang tidak menggunakan masker. Lihat saja langsung biar Pak Wali Kota tahu tak ada jaga jarak, ibarat kata PSBB bubar dach di Mustikajaya” pungkasnya. [SFN]

Pin It

One thought on “PSBB “Hancur” Warga Keluar Rumah, Macet Sepanjang Jalan Padurenan – Cimuning

  1. Pingback: Bimaspol dan Babinsa Padurenan Ekstra Kerja Keras Amankan “Aksi Keluar Rumah” Ratusan Warga Belanja Malam Lebaran | Bekasi Online