Gegara Chat Dengan Pacar Senior, Tiga Siswi SMK Bekasi Persekusi Juniornya

Wakapolrestro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana didampingi Kasubbag Humas Kompol Erna paparkan kasus persekusi siswi SMK kepada wartawan di Mapolrestro Bekasi Kota, Kamis (22/08/2019).[Posbekasi.com/Salisun]

POSBEKASI.COM | KOTA BEKASI – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestro Bekasi Kota menahan tiga tersangka persekusi dengan melakukan penganiayaan terhadap siswi SMK di Bekasi Timur.

Ketiga tersangka, AY (16), DL (18), dan PT (18), diduga sudah merencanakan persekusi terhadap korban GL (17), di taman folder Irigasi Danita, Bekasi Timur.

“Ketiganya sudah ditahan, karena terbukti melakukan penganiayaan,” ungkap Wakapolrestro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana kepada wartawan di Mapolrestro Bekasi Kota, Kamis (22/08/2019).

Menurut Eka, motif persekusi yang dilakukan ketiga tersangka karena salah seorang pelaku yakni DL sempat naksir korban. “DL tidak terima karena pacarnya chating dengan GL, dia mengadu ke teman-temannya,” terang Eka.

Aduan DL membuat para pelaku merencanakan untuk memberi pelajaran terhadap GL. Pelaku menjalankan aksi persekusi dengan merekam perbatan mereka yang kemudian diunggah ke media sosial hingga akhirnya viral.

Ketiga tersangka dikenakan Pasal 80 Undang-undang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Diketauhi, korban siswi SMK di Kota Bekasi itu dianiaya tiga tersangka di folder air di Kompleks Irigasi Danita, Bekasi Jaya, Bekasi Timur, yang direkam seorang tersangka hingga viral.

Sementara, AS (45) ayah korban mengaku putrinya tidak mau sekolah karena mengaku trauma dengan perbuatan ketiga seniornya itu.

“Saya sudah melapor ke Polres dan juga ke sekolah,” ujar AS warga Harapanjaya, Bekasi Utara, Rabu (21/08/2019).[ISH/SUN/POB]

Pin It

Comments are closed.