
Hadir Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto, mewakili Dandim 0507 Bekasi, Mayor Kav Imam (Danramil 702 Pondokgede), mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Ketua FKUB Kota Bekasi, H.Abdul Manan turut hadir dalam deklarasi tersebut.
Rahmat Effendi dalam sambutannya mengatakan, deklarasi Anti Hoax telah dilakukan di kecamatan -kecamatan oleh saudara-saudara umat Islam yang ada di Kota Bekasi.
Deklarasi anti hoaks dan Radikalisme dilakukan di seluruh Kecamatan di Kota Bekasi. Ia juga mengatakan agar deklarasi ini bukan hanya sekedar seremonial saja, namun harus ada dasar dari keinginan dan kesadaran dari stakeholder.
“Sebetulnya yang terpenting ialah bukan hanya sebatas seremonial saja, namun yang terpenting adalah keinginan dari hati yang tulus, harus sama-sama kita perangi Hoax dan terus kita jaga kerukunan yang sudah dibangun. Jangan sampai pemberitaan Hoax memecah belah umat dan merusak kerukunan,” papar Rahmat Effendi.
KLIK : Dr.Iding: Tangkal Hoaks dengan Budaya Literasi dan Pilar Demokrasi
Dikatakannya, tahun Politik ini pihaknya tidak ingin para tokoh umat disusupi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dan memiliki niat untuk memecah belah kerukunan dan kesatuan. Masyarakat dapat menyaring pemberitaan terlebih dahulu, tidak asal menyebar pemberitaan.
“Kalau dapat kabar berita, lebih baik menyaring berita-berita yang belum jelas asal usulnya apalagi isinya penuh kebencian, ingat cerdas gunakan media sosial ini, janganlah main sebar sebelum tahu kebenarannya,” katanya.
Sementara, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto mengatakan, semua pihak harus berperang melawan hoax. Hoax atau berita bohong dapat membuat kegaduhan dan menimbulkan kebencian terhadap seseorang.
“Saya sangat apresiasi dengan adanya deklrasi Hoax ini, kita aplikasikan realisasinya kedepan, dimulai dari diri sendiri dengan tidak membuat berita bohong yang kemudian di sebar. Apabila menemukan penyebaran Hoax segera laporkan ke bagian kami,” ucap Indarto lagi.
Dikesempatan yang sama, mewakili Dandim 0507 Bekasi, Mayor Kav Imam berpesan, penyebaran berita bohong dan radikalisme dapat membahayakan.”Kalau ada berita yang belum jelas atau Hoax itu laporkan ke kami agar tidak simpang siur dan meresahkan warga. Kita bisa cari tahu bersama kebenarnya dan klarifikasi kabar itu, jangan mau kita dipecah belah oleh pemberitaan yang menyesatkan,” tutupnya.[ISH/POB]

